Bambang Andriyanto, staf  Biro Hukum, Promosi dan Humas Institut Pertanian Bogor (IPB) yang kesehariannya bertugas sebagai fotographer dan desain graphis berhasil menjadi salah satu pemenang dalam Sayembara Desain Tugu dan Gapura We Love Bogor.Wali Kota Bogor, Dr. Bima Arya menyerahkan hadiah lomba berupa uang dan sertifikat, Jumat (7/4) dalam acara Pameran Pembangunan Kota Bogor di Mall Botani Square.

Bambang berhasil  sebagai pemenang pertama desain Tugu Citerlintas, salah satu desain tugu yang disayembarakan. Motivasinya mengikuti sayembara ini adalah ingin mengasah kemampuannya dalam bidang desain. Selain itu ia ingin menguji  seberapa besar kemampuannya  untuk menghasilkan sesuatu yang akan menjadi kebanggaan Kota Bogor.  “Saya ingin memberikan karya terbaik ini untuk Kota Bogor, karena saya cinta Bogor,” ujarnya.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Tri Irijanto, menyampaikan bahwa semula hanya empat tugu yang disayembarakan. Kali ini lokasi tugu We Love Bogor ditambah menjadi lima titik, dimana setiap tugu memiliki tema masing-masing. Sedangkan desain gapura harus mencirikan kekhasan Kota Bogor.  Tri juga menyampaikan, tema di setiap tugu sudah ditentukan Pemerintah Kota Bogor.

Berdasarkan informasi yang dimuat di laman www.kotabogor.go.id, bahwa Pemkot Bogor akan membangun tugu tematik di lima titik, diantaranya Tugu Baranangsiang diberi nama Gerbang Cinta (Gerta) karena merupakan etalase dan pintu awal Kota Bogor. Gerbang Cinta ini juga sebagai simbolis atas kemenangan Kota Bogor menjadi The Most Loveable City in the Word di ajang We Love Cities tahun lalu. Titik tugu kedua berada di Taman depan Lippo Ekalokasari diberi tema Cinta Kreativitas (Civitas), sebuah ajakan bagi warga Kota Bogor untuk selalu berkreativitas.

Titik tugu ketiga berada di Taman Tugu Narkoba yang diubah temanya menjadi Cinta Prestasi (Citasi). Perubahan nama ini untuk memberikan kesan positif dan semangat berprestasi dari anak muda Kota Bogor. Titik tugu ke empat dipilih Taman Kapten Muslihat yang diberi nama Cinta Pahlawan (Citapa). Disini, Pemerintah ingin mengingatkan warganya untuk jasa pahlawan yang juga di pakai menjadi nama ruas jalan. Dan titik tugu terakhir berada di Taman BTM yang diberi tema Cinta Tertib Lalu Lintas (Citerlintas) mengingat jalur Taman BTM merupakan jalur Sistem Satu Arah (SSA) serta tentunya masyarakat bisa selalu tertib.  “Pembangunan tugu akan dilakukan dengan menggunakan dana CSR dengan target tahun ini ,” jelasnya.(dh)