Kabupaten Banyuwangi—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meresmikan penegerian Politeknik Banyuwangi, Minggu, 24 Februari 2013 di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Poltek Poliwangi.

Menteri Nuh memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak di Banyuwangi yang terus menerus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Menurut Mendikbud, penegerian Poliwangi ini merupakan bagian dari upaya tersebut. “Banyuwangi termasuk salah satu daerah yang terbaik dalam pengembangan pendidikan,” katanya di Politeknik Banyuwangi, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/02/2013).

Hadir pada peresmian tersebut Bupati Banyuwangi Abdulah Azwas Anas dan Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Achmad Jazidie.

Mendikbud mengatakan, letak Banyuwangi yang berada di daerah perbatasan, Poliwangi dapat menjadi pusat unggulan di kawasan Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Karena itu, Mendikbud mendorong Poliwangi untuk mengembangkan diri, termasuk tenaga pendidiknya untuk melanjutkan pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Mendikbud juga mensosialisasikan kurikukum 2013. Pada paparannya, Mendikbud menyampaikan peluang Indonesia menjadi negara besar pada tahun 2030 sebagaimana diramalkan McKensey. “Kurikulum ini di desain untuk menjawab tantangan masa depan tersebut,” katanya.

Menurut mantan Rektor ITS ini, perubahan kurikulum harus dilakukan karena kebutuhan di masa depan juga berubah.. Perbaikan kurikulum, kata dia, harus memperkuat pencapaian standar kompetensi lulusan yang meliputi sikap, keterampilan, maupun pengetahuan. “Kurikulum 2013 akan menjamin tercapainya tujuan ini,” ucapnya.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan dalam pengembangan Poliwangi mengandalkan kerjasama dengan swasta (private partnership) di samping APBD. “Baru setelah itu kami minta bantuan APBN,” ujarnya.

Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud  Achmad Jazidie, mengatakan, dengan penegerian Poliwangi ini maka politeknik yang dinegerikan semakin banyak. “Sejak 2010, sejumlah politeknik yang dinegerikan di antaranya di Bengkalis, Batam, Bangkabelitung, Balikpapan, dan Nusautara,” katanya. (IH)

 

Sumber: Kemdikbud.go.id