Al-Quran adalah wahyu Allah atau kalam Illahi yang diturunkan sebagai mukjizat kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Quran diturunkan untuk menjadi pegangan bagi umat manusia yang ingin mencapai kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Al-Quran mengandung nilai-nilai yang berhubungan dengan keimanan, syariah, akhlak serta peraturan-peraturan yang mengatur tingkah laku dan tata cara hidup manusia, baik sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial. Al-Quran juga mengandung falsafah, kisah-kisah dan sumber ilmu pengetahuan, sebagai pelajaran, nasihat dan pencerdasan bagi umat manusia. Al-Quran dengan susunan kata yang indah, kalimat yang baik dan terang serta gaya bahasa yang mengagumkan, memberikan inspirasi yang tidak pernah kering. Semakin kita dalami Kitab Suci ini, kita akan semakin yakin akan kebenaran firman Allah SWT.

Demikian pula, semakin kita baca dengan lantunan yang indah,semakin terasa keteduhan, kedamaian dan kesejukan dari pancaran kandungan Al-Quran, maka orang yang membaca Al-Quran dan merenungkan makna yang terkandung didalamnya secara sungguh-sungguh, akan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, memperoleh pencerahan ilmu dan mendapatkan keteduhan batin.

Kita selayaknya dapat menjadikan Islam sebagai pedoman hidup bermasyarakat sehari-hari. Konsep dan implementasi ke-Islaman bagi pemeluknya adalah rahmat bagi semesta alam. Islam itu damai, Islam itu teduh, Islam itu cinta keadilan, Islam itu menjauhi kekerasan, dan Islam selalu menganjurkan persatuan serta menjauhi permusuhan. Bahkan Islam amat memuliakan pemeluknya yang mampu berkhidmat mengatasi berbagai masalah-masalah keumatan, baik yang menyangkut urusan keagamaan maupun urusan keduniawian. Kemampuan kita dalam berkontribusi, membantu urusan-urusan inilah yang akan menjadi ukuran bagi kualitas kesalehan sosial kita.

Namun di era globalisasi ini, Al-Quran yang begitu indah bacaannya sudah mulai dilupakan sebagian orang. Mereka lebih memilih bacaan buku-buku ilmu pengetahuan modern atau menonton televisi yang sarat dengan budaya hedonisme dari pada membaca Al-Quran. Globalisasi telah mulai mengubah gaya hidup sebagian masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

Oleh karena itu perlu terus dilakukan upaya mendekatkan masyarakat dengan Al-Quran, sehingga mereka dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaranNya. Salah satu upaya kita untuk mendalami arti, makna kandungan dan keindahan Al-Quran, sekaligus meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT adalah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur`an. Kegiatan ini telah menjadi tradisi dan agenda yang diselenggarakan mulai dari tingkat Kecamatan hingga Nasional dan internasional serta antar Perguruan Tinggi.

Kegiatan tersebut juga salah satu tujuan Pendidikan Nasional yaitu mencetak manusia Indonesia yang berilmu, beriman dan bertaqwa pada Allah SWT, Tuhan yang maha Esa, sehingga diperoleh sarjana yang berbudi luhur, berkepribadian dan memiliki kecerdasan holistic, menuju pada visi Pola Pengembangan Kemahasiswaan (Polbangmawa) tahun 2010 “Mahasiswa Indonesia Cerdas, Kompetitif dan Berakhlaq Mulia“.

Menghayati dan mengamalkan Al-Quran merupakan sesuatu yang harus ditumbuh kembangkan, dengan penghayatan Al-Quran yang benar akan mewarnai keimanan dan ketaqwaan mereka Kepada Allah SWT, karena pada dasarnya Al-Quran adalah pedoman hidup yang senyatanya mengandung nilai-nilai tinggi sebagai sumber hukum Islam untuk mengantarkan manusia bahagia hidup didunia dan diakhirat.

Ajang ini disamping lebih mendekatkan kepada mahasiswa terhadap Al Quran sebagai pegangan hidup dunia dan akhirat, juga mempererat sillaturrahmi kaum muda muslim, dan dapat memperlihatkan kepada mahasiswa seluruh mahasiswa Indonesia terhadap falsafah masyarakat Sumatera Barat yang menganut filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.

MTQ Mahasiswa Nasional XIII tahun 2013 akan diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Indonesia. Diperkirakan peserta akan datang mengikuti acara ini sebanyak 3.000 orang dengan pendamping 1.000 orang. Dengan demikian MTQ Mahasiswa Nasional 2013 akan memberikan dampak terhadap perkembangan generasi muda, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat umumnya dan Kota Padang khususnya. Selain itu kegiatan ini secara tidak langsung akan memperkenalkan Sumatera Barat kepada peserta dan pendamping dalam kerangka NKRI.

Info lengkap kunjungi http://mtqmn13.unand.ac.id/