UNAIR NEWS – Pengakuan atas kontribusi positif seseorang perlu diwujudkan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan. Kali ini, sivitas Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga kembali mewujudkan apresiasiasinya kepada seorang tokoh guru besar bidang Obstetri dan Ginekologi yang tak lain adalah seorang pakar preeklampsia dunia.

Acara penganugerahan visiting professor kali ini diberikan kepada Prof. Gustaaf Albert Dekker, MD., PhD., FDCOG., FRANZCOG dari The University of Adelaide, Australia, di Aula FKUA,( 17/5). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III UNAIR Prof. Ir. Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D, Dekan FK UNAIR Prof. Soetojo, dr., Sp.U (K), jajaran dekanat FK UNAIR, Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo, serta sivitas akademika FK UNAIR.

Dekan FK UNAIR Prof. Soetojo mengungkapkan, kegiatan penganugerahan gelar profesor tamu FK UNAIR kepada sejumlah pakar kesehatan sudah berlangsung beberapa kali sejak tahun 2007. Dari 29 departemen di FK UNAIR, sebagian diantaranya sudah mewujudkan hal itu. “Kami berharap, acara ini akan menginspirasi departemen lainnya untuk menggelar acara serupa,” ungkap Prof. Soetojo.

Kepala Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo Dr. dr. Hendy Hendarto, Sp.OG (K) mengungkapkan, Prof. Dekker selama ini memberikan banyak kontribusi positif khususnya pada bidang keilmuan obstetri dan ginekologi.

Dr. Hendy mengungkapkan, semangat Prof. Dekker tidak hanya ditunjukkan dalam lingkup kerjasama akademika, melainkan pada bidang pengabdian masyarakat. “Beliau antuasias menjadi konsultan dan terjun langsung melihat bagaimana program Penanggulangan Kematian Ibu dan Bayi (PENAKIB) yang menjadi pilot project Departemen Obstetri dan Ginekologi di wilayah Mulyorejo dan Madura,” tutur dr. Hendy.

Kerjasama berlangsung lama

Prof. Dekker kelahiran 7 Agustus 1955 itu mengungkapkan rasa bahagia dan sempat merasa deg-degan saat dilantik menjadi profesor tamu di FK UNAIR. “Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kolaborasi kerjasama antara dua universitas. Kerjasama ini saya rasa bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun civitas akademika,” tutur Prof. Dekker yang menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Our Medical Student in Surabaya and Adelaide, and The Future of Our Specialty” pada acara yang sama.

Prof. Dekker adalah seorang Direktur Klinis pada Divisi Anak dan perempuan Kantor Pelayanan Kesehatan Adelaide Utara (RS Lyell McEwin dan Modbury) sekaligus Guru Besar bidang Obstetri dan Ginekologi Universitas Adelaide. Ia menempuh pendidikan dokter di Universitas Leiden pada tahun 1978 dan memperoleh gelar cumlaude.

Gelar profesor tamu ini merupakan wujud kerjasama antara FK UNAIR dengan Universitas Adelaide yang telah berlangsung sejak 14 tahun lalu. Kerjasama pada Divisi Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi FK UNAIR ini diprakarsai oleh Prof. Dr. H. Erry Gumilar D, dr., Sp.OG(K) bersama Prof Dekker. Kedekatan personal keduanya sudah terbangun jauh sebelum nota kesepahaman disepakati.

Awalnya, Prof. Dekker diundang sebagai pembicara dalam sebuah acara divisi Fetomaternal. Seiring berjalannya waktu, ia mulai membimbing beberapa staf dosen jenjang pendidikan doktoral, dan mengajar para mahasiswa dokter spesialis. Prof. Dekker dikenal cukup aktif membuat rambu-rambu pembelajaran, dan buku panduan untuk mahasiswa.

Setelah dilantik menjadi profesor tamu FK UNAIR, Prof. Dekker berencana kembali melanjutkan penelitiannya tentang kasus preeklapmsia bersama rekan peneliti lainnya. Kali ini, ia akan memprioritaskan penelitian tentang hubungan preeklampsia dengan biaya hidup rendah pada perempuan muda. Sebelumnya, bersama dengan rekan peneliti FK UNAIR, Prof. Dekker telah mempublikasikan lebih dari 90 naskah penelitian. (Def/Humas Unair)