SIARAN PERS
No.  /SP/HM/BKKP/VI/2016

Jakarta, 15 Juni 2016

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, disingkat Hakteknas merupakan salah satu hari bersejarah nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus Hakteknas merupakan tonggak sejarah kebangkitan teknologi di Indonesia, yang diawali dengan penerbangan perdana  pesawat terbang  N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung. Hasil karya anak bangsa ini menjadi bukti bahwa negara kita telah berhasil mengembangkan jiwa Iptek yang inovatif yang kemudian menghasilkan produk inovasi nasional yang membanggakan sampai ranah internasional. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menanamkan perhatian, minat, dan kesadaran seluruh komponen bangsa terhadap pengembangan iptek dan inovasi dalam pembangunan nasional yang berkesinambungan.

Peringatan Hakteknas Ke-21 Tahun 2016 mengangkat fokus inovasi karena saat ini prinsip-prinsip inovasi: better, cheaper, faster tanpa melupakan kualitas dan keunikan sumber daya kita yang dikembangkan dengan memanfaatkan Iptek, yang memungkinkan kita untuk masuk kedalam persaingan global.

Dasar Hukum

  1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 84; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4219);
  2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 1995 tentang Hari Kebangkitan Teknologi Nasional;
  3. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2003 tentang Pengkoordinasian Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan Strategis Pengembangan Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;
  4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi;
  5. Permenristekdikti Nomor 13 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 2015-2019.

Tujuan

  1. Menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat tentang perlunya budaya Iptek dalam kehidupan sehari-hari;
  2. Mendorong kreativitas dan inovasi iptek dalam diri masyarakat dalam rangka meningkatkan daya saing masyarakat yang pada akhirnya akan memajukanbangsa;
  3. Mensosialisasikan hasil-hasil iptek dan inovasi kepada masyarakat luas, termasuk pelajar dan mahasiswa, dan dunia usaha;
  4. Mensosialisasikan kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pengembangan iptek dan implementasi iptek;
  5. Terbangunnya kebersamaan antara para pemangku kepentingan iptek.

Tema Hakteknas Ke-21: “Inovasi untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa”

 Tema Hakteknas ke-21 pada dasarnya menggarisbawahi peran iptek dan inovasi sebagai ujung tombak komponen penentu kemandirian dan daya saing bangsa. Beberapa ciri penting dari sebuah negara yang mandiri dan berdaya saing tergambar dari ciri inovatif yang dimiliki seperti tingkat produktivitas yang tinggi, pemasaran produk yang murah dan cepat, pelayanan administrasi publik yang transparan, terintegrasi dan efektif, namun tetap mengutamakan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam yang dimiliki. Meningkatnya kemandirian bangsa pada gilirannya akan mengantarkan Bangsa Indonesia yang berdaya saing dan akan mengangkat harga diri serta kedaulatan bangsa sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Rangkaian Kegiatan Utama

Waktu (Tentative) Kegiatan  Tempat
31 Mei 2016 Launching Hakteknas ke-21 Wisma Perdamaian, Semarang
7 Agustus Car Free Day

(Jalan Sehat, Pameran Alat Peraga Iptek, Demo Sains, Pameran Motor Listrik, Demo Statis Panser Amphibi, Panser Turret Dan Rantis Komodo, Permainan Ular Tangga SNI, dan Demo/Lomba Robot)

Jl. Slamet Riyadi, Solo
9 Agustus Sidang Paripurna Tahunan DRN/DRD Hotel Royal Surakarta Heritage, Solo
Welcoming Dinner Dirjen Belmawa (Mahasiswa Bidikmisi, ADIK, SM3T) Auditorium UNS, Solo
Welcoming Dinner Hakteknas Pura Mangkunegaran, Solo
10 Agustus Acara Puncak Lap. Parkir Zona A Stadion Manahan Solo
10-13 Agustus Ritech Expo Lap Parkir Zona A dan B Std. Manahan dan Gelanggang Bung Karno Stadion Manahan Solo
10 Agustus Malam Apresiasi Auditorium UNS, Solo

Secara garis besar rangkaian kegiatan Hakteknas Ke-21 dapat dijelaskan sebagai-berikut:

Launching Hakteknas Ke-21

Launching Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) Ke-21 Tahun 2016 telah dilaksanakan di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 31 Mei 2016 lalu. Launching secara resmi dilakukan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bersama Gubernur Provinsi Jawa Tengah.

 Welcoming Dinner

Welcoming Dinner dilaksanakan dalam rangka  menyambut tamu-tamu yang hadir dalam  perayaan acara puncak Hakteknas ke-21 tahun 2016, baik  yang berpartisipasi dalam RITECH Expo, menghadiri pertemuan-pertemuan ilmiah, maupun yang akan menerima berbagai  penghargaan iptek. Dengan mengangkat konsep outdoor event, Welcoming Dinner akan dihadiri sekitar 500 tamu undangan, dilaksanakan pada hari Selasa, 9 agustus 2016, di Pura Mangkunegaran, Solo.

Acara Puncak Hakteknas Ke-21 

Acara puncak pelaksanaan Hakteknas ke-21  akan dilakukan pada hari Rabu, 10 Agustus 2016, di Zona A Lapangan Parkir Stadion Manahan, Solo. Acara puncak diharapkan dihadiri oleh Presiden RI, para Menteri Kabinet Kerja, para Pejabat Eselon 1, serta para pejabat  lainnya, baik di pusat maupun di daerah. Selain itu, pada  acara puncak, juga diharapkan dihadiri oleh berbagai  stakeholder dalam bidang Iptek, dari kalangan dunia usaha, pimpinan perguruan tinggi, kelompok asosiasi, dan perwakilan negara sahabat.

Anugerah Karya Inovasi Nasional

Sejalan dengan upaya percepatan inovasi dalam mendukung pencapaian daya saing bangsa, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2016 ini akan menyelenggarakan penganugerahan bagi karya inovasi nasional yang memenuhi kriteria penilaian yang telah ditetapkan. Sekaligus kegiatan ini merupakan rangkaian momentum dalam memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Tahun 2016.

Sedangkan tujuan dari penyelenggaraan penganugerahan bagi karya inovasi nasional tahun 2016, antar lain adalah :

  1. Mendorong peningkatan kemampuan Iptek, yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia;
  2. Membangun iklim kondusif penguatan dan pengembangan inovasi sebagai outreach dari riset Iptek dalam penciptaan nilai tambah komersil, ekonomi dan atau sosial-budaya secara berkelanjutan;
  3. Memberikan dorongan kepada para pelaku inovasi (individu, organisasi, lembaga) agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar unsur inovasi.

Adapun dalam seleksi karya inovasi nasional bagi penghargaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi kali ini akan diselenggarakan dalam 8 (delapan) kategori, sbb :

  1. Budhipura, untuk prestasi Pemerintah Provinsi dalam penguatan sistem inovasi kepada Pemerintah Kabupaten Kota.
  2. Budhipraja, untuk prestasi Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan inovasi daerah.
  3. Pandega Widayatama, untuk prestasi Kementerian dan Lembaga dalam pemanfaatan hasil riset dan pengembangan nasional.
  4. Prayoga Sala, untuk prestasi unit kerja pranata penelitian, pengembangan dan perekayasaan IPTEK dan Litbang.
  5. Widyapadhi untuk prestasi Perguruan Tinggi yang telah melakukan upaya produksi penelitian dan pengembangan nasional menjadi produk inovasi, fasilitas pusat inovasi, lembaga TOT, lembaga inkubasi dan kerjasama dengan industri.
  6. Abyudaya, untuk prestasi sektor industri yang telah berperan aktif dalam pemanfaatan dan upaya produksi hasil riset IPTEK.
  7. Adibrata, untuk prestasi masyarakat ilmiah, peneliti dan perekayasa dalam pelaksanaan inovasi hingga menghasilkan nilai tambah secara komersil, ekonomi maupun sosial-budaya.
  8. Labdha Kretya, untuk prestasi masyarakat akar rumput yang inovatif dan kreatif dan mendorong terbentuknya budaya inovasi yang berdaya saing.

Kegiatan ini bersifat terbuka dan dapat diikuti oleh semua kalangan masyarakat, organisasi, lembaga, serta Perguruan Tinggi dan perusahaan yang saat ini telah diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai daerah dan instansi.

Penyerahan Anugerah Karya Inovasi Nasional akan dilakukan pada acara puncak HAKTEKNAS 21 tanggal 8 Agustus 2016 di Solo dalam Malam Apresiasi. Anugerah Karya Inovasi Nasional akan diserahkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di hadapan Presiden Joko Widodo.

Penjelasan secara lengkap dapat diakses melalui web resmi dengan alamat : anugerah.ristekdikti.go.id

Malam Apresiasi

Malam Apresiasi direncanakan akan berlangsung pada malam hari Rabu, tanggal 10 Agustus 2016 di Auditorium UNS. Dalam santap malam tersebut akan dilakukan pemberian penghargaan kepada beberapa penerima penghargaan Iptek dari berbagai kategori  yang akan diserahkan oleh Menristekdikti/pejabat setingkat lainnya.

RiTech Expo

RiTech Expo adalah pameran tahunan yang menampilkan hasil riset dan inovasi di bidang teknologi. Pameran ini menyajikan berbagai produk unggulan dari berbagai lembaga riset di berbagai sektor yang didukung oleh elemen akademisi, pemerintah dan industri.

Pemilihan Surakarta sebagai lokasi penyelenggaraan, adalah suatu bentuk usaha guna mendorong terwujudnya iklim inovasi daerah yang semakin maju. Produk-produk utama yang ditampilkan, adalah produk inovasi teknologi tepat guna yang siap diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hadirnya RiTech Expo di Surakarta, diharapkan inovasi dapat menjadi budaya dan solusi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

Zonasi RiTech Expo:

  • Zonasi Umum: Pangan dan Kesehatan, Transportasi & TIK, Energi & Material Maju, Maritim & Hankam;
  • Zonasi Khusus: Ristekdikti & LPNK, Dosen & Mahasiswa Berprestasi, Industri Kreatif Digital.

Kegiatan Ilmiah

Dalam rangkaian Hakteknas akan diselenggarakan 11 (sebelas) Kegiatan Ilmiah di Surakarta yang pelaksanaannya bersamaan dengan acara puncak Hakteknas, dan 6 (enam) kegiatan lainnya pada waktu yang berbeda. Dari 11 (sebelas) Kegiatan yang ada di Surakarta, 4 (empat) diantaranya merupakan kegiatan yang dimotori oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, 3 (tiga) kegiatan oleh Pemda Jawa Tengah, 1 (satu) kegiatan oleh Dewan Riset Nasional, 1 (satu) kegiatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan 2 (dua) kegiatan konsorsium riset yaitu Bidang Hankam dan Aplikasi Nuklir.

Dari 11 (sebelas) Kegiatan tersebut, akan dihadiri oleh total sekitar 1200 peserta didik bidik misi perwakilan dari seluruh Indonesia, Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) dan Afirmasi Pendidikan Tinggi Papua dalam acara bertajuk Temu Nasional. Salah satu kegiatan bagi para peserta didik ini adalah kuliah umum yang akan disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Menteri Pertahanan RI.

Sedangkan acara yang bersifat Internasional adalah Konsorsium Riset Internasional Bidang Aplikasi Nuklir yang bertajuk “2ND INTERNATIONAL SYMPOSIUM “THE APPLICATION OF NUCLEAR TECHNOLOGY TO SUPPORT NATIONAL SUSTAINABLE DEVELOPMENT: HEALTH, AGRICULTURE, ENERGY, INDUSTRY AND ENVIRONMENT”. Acara ini akan dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta baik dalam dan luar negeri. Pembicara kunci akan hadir dari 5 (lima) lembaga yaitu Kementerian Kesehatan, Pertanian, Energi dan Sumber Daya Mineral, Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementrian Perindustrian, serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi maupun Badan Tenaga Nuklir Nasional sebagai penyelenggara.

Kegiatan Ilmiah yang diselenggarakan di luar Kota Surakarta, meliputi: 5 (lima) kegiatan dimotori oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan 1 (satu) oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Kegiatan oleh LIPI adalah Science and Technology Festival 2016, merupakan gabungan dari 8 (delapan) kegiatan ilmiah yang diselenggarakan secara serentak di ICE BSD pada tanggal 3-4 Oktober 2016, dan 5 Oktober 2016 untuk pelaksanaan kunjungan lapangan dan workshop di Puspiptek Serpong. Kegiatan yang dimotori oleh BPPT adalah Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2016 yang akan diselenggarakan di gedung BPPT Jalan MH. Thamrin 8 Jakarta pada 25-27 Juli 2016.

Side Event

Dalam rangkaian Hakteknas Ke-21 akan diselenggarakan 14 (empat belas) kegiatan side event yang salah satunya akan mengawali rangkaian acara puncak Hakteknas di Surakarta, sedangkan 1 (satu) kegiatan akan dilaksanakan setelah acara puncak Hakteknas dan dimotori oleh Taman Pintar Yogya. Berbagai kegiatan side event ini bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Surakarta, Dinas Pendidikan Surakarta, Solo Techno Park, Dinas Perhubungan Surakarta, dan Mapiptek.

Dari 12 (dua belas) kegiatan tersebut, 10 diantaranya merupakan kegiatan yang berfokus dalam rangka memasyarakatkan iptek ke berbagai kalangan masyarakat berupa Demo Sains, peragaan 30 unit alat peraga dan Science Corner dalam kegiatan Festival Dolanan Bocah pada tanggal 21-23 Juli 2016. Kemudian dalam rangkaian kegiatan Science For All  pada tanggal 2-4 Agustus 2016 akan diadakan berbagai kegiatan yaitu Peragaan Iptek, Demo Sains, Workshop Roket Air untuk siswa SMP, Workshop Guru SMP-SMA, Workshop Siswa SMA, dan Bincang Teknologi Populer (Binokuler). Sedangkan dalam kesempatan Ritech Expo pada tanggal 10-13 Agustus 2016 akan ditampilkan Pameran Alat Peraga dan Demo Sains.

Satu kegiatan berupa Lomba Penulisan, Foto Iptek Dan Apresiasi Media Massa telah diselenggarakan sejak tahun 2004 dengan pengembangan kategori hingga saat ini, dan penyelenggaraannya dimotori oleh Masyarakat Peduli Iptek (MAPIPTEK). Pada tahun ini Lomba penulisan dan foto iptek terbuka untuk dua kategori yakni wartawan dan umum dengan tema “Inovasi Untuk Kemandirian Dan Daya Saing Bangsa”. Naskah dan foto yang dilombakan harus telah dimuat di media massa cetak atau online. Lomba ini memperebutkan hadiah total puluhan juta dan piala bergilir Menristekdikti.

Sedangkan 1 (satu) kegiatan berupa Jalan Sehat yang merupakan kegiatan terbesar dan akan dihadiri oleh total sekitar 2000 peserta, dibuka oleh Menteri Ristekdikti, dengan  rute dari Taman Sriwedari hingga ke Benteng Vasternburg. Dalam kegiatan Jalan Sehat tersebut akan ditampilkan Pameran Motor Listrik produk dari UNS dan ITS, Demo Statis Panser Amphibi, Panser Turret Dan Rantis Komodo dari PT. PINDAD, Permainan Ular Tangga SNI dari BSN, dan Demo Robot dari berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

2 (dua) kegiatan penunjang lainnya yakni HUT Equatorial Atmosphere Radar (EAR) ke-15 Tahun 2016 bertempat di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta pada tanggal 4 Agustus 2016, dan Kompetisi Komurindo-Kombat 2016 yang diselenggarakan di LANUD TNI AU Pameungpeuk Garut Jawa Barat pada tanggal 24-27 Agustus 2016. Dua kegiatan tersebut rutin diselenggarakan oleh LAPAN sebagai rangkaian Hakteknas.

##