Beranda » Berita Pendidikan » SNMPTN 2013, Jatah Jalur Undangan Ditambah

SNMPTN 2013, Jatah Jalur Undangan Ditambah

JAKARTA—Ketua Panitia Pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012, Akhmaloka, mengungkapkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai tahun 2013 mendatang memutuskan untuk menambah kuota jalur undangan SNMPTN.

Kebijakan ini merupakan hasil keputusan bersama antara pemerintah dengan para rektor dalam menghadapi tingginya jumlah siswa yang berminat masuk jalur undangan.

“Kemdikbud telah memutuskan bahwa dalam pelaksanaan SNMPTN tahun depan,akan menambah kuota jalur undangan,” ungkap Akhmaloka di dalam konferensi pers di Gedung Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud, Jakarta, Jumat (6/7).

Akhmaloka menjelaskan, rencana penambahan kuuota jalur undangan tersebut juga disebabkan karena saat ini jalur undangan masih dibatasi sesuai dengan tingkat akreditasi sekolah. Yakni, sekolah terakreditasi A kuotanya mencapai 50 persen, akreditasi B 30 persen dan C 15 persen. Sedangkan untuk sekolah yang tidak terakreditasi hanya 5 persen.

“Dari kondisi itu pula yang akhirnya disepakati akan ada penambahan kuota. Diharapkan, ke depannya semakin banyak siswa berprestasi yang dapat mengambil jurusan favorit dan juga seluruh kuota jalur undangan dapat terisi,” imbuhnya.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga menyebutkan, jurusan favorit di dalam pelaksanaan SNMPTN 2012 ini masih didominasi di Kedokteran, Akuntansi dan Teknik Informatika dan Komputer.

Di tempat yang sama, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) Triyogi Yuwono menyatakan, provinsi dengan nilai rata-rata SNMPTN tertinggi dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) antara lain DKI Jakarta yang kemudian disusul DI Yogyakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.

Sementara untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diraih DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. (cha/jpnn)

Sumber: Jawa Pos