Beranda » Kabar Dikti » TOT Pendidikan Anti Korupsi 2013

TOT Pendidikan Anti Korupsi 2013

Jakarta, 10 Juni 2013–Sekretaris Ditjen Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo siang ini membuka secara resmi Training of Trainers (TOT) Pendidikan Anti Korupsi untuk Perguruan Tinggi Regional I. TOT ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 Juni sampai 12 Juni bertempat di Hotel Millenium Jakarta.

Kegiatan ini direncakan akan dilaksanakan sepanjang tahun 2013 di 8 regional. Adapun tujuan dari TOT Pendidikan Anti Korupsi ini adalah memberikan pembekalan bagi para dosen dan memberikan presepsi yang sama tentang pengertian, penanganan dan pemberantasan korupsi di Indonesia melalui Pendidikan Anti Korupsi kepada para Mahasiswa.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian, Ani Nurdiani Azizah menyatakan bahwa untuk Regional I, TOT Pendidikan Anti Korupsi ini diikuti oleh 75 perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Wilayah DKI Jakarta dengan 150 orang peserta. Sementara itu, Sekretaris Ditjen Dikti dalam sambutannya mengatakan bahwa Pendidikan Anti Korupsi bagi Perguruan Tinggi ini merupakan program prioritas Ditjen Pendidikan Tinggi yang juga menjadi program prioritas yang sangat penting bagi pemerintah karena sudah diketahui bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki tindak korupsi yang tinggi. Yang kedua menurut beliau, kegiatan TOT penting diberikan pada mahasiswa karena sebagian beasar para koruptor adalah lulusan perguruan tinggi, dan ketiga bahwa pemberantasan korupsi lebih efektif pada tahap pencegahan, maka Pendidikan Anti Korupsi di perguruan tinggi adalah tindakan pencegahan.

Selain Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar, turut hadir pada acara ini Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi, Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Kepolisian Republik Indonesia. Haryono Umar pada Sesi Pembuka mengatakan bahwa pelaksanaan Pendidikan Anti Korupsi oleh Ditjen Pendidikan Tinggi ini merupakan usaha bagi pembangunan integritas sumber daya manusia Indonesia.

Nara Sumber kegiatan TOT Pendidikan Anti Korupsi terdiri dari Tim Penyusun Buku Ajar Pendidikan Anti Korupsi yang terdiri dari beberapa perguruan tinggi dan Perwakilan KPK. Adapun materi yang dibahas adalah Pengertian Anti Korupsi, Faktor Penyebab Korupsi, Dampak Masif Korupsi dll. Metode yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah seminar, diskusi dan pemutaran film. (NH)