Beranda » Kabar Dikti » Mendikbud: Lulusan UNUSA Harus Memiliki Karakter yang Kuat

Mendikbud: Lulusan UNUSA Harus Memiliki Karakter yang Kuat

Surabaya, 27 Juli 2013 “ Ada tiga kekhasan yang harus dimiliki lulusan UNUSA,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam acara peresmian Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) di  RS. Islam Surabaya, Jawa Timur (27/7).

Yang pertama, Mendikbud menyatakan bahwa  lulusan UNUSA harus memiliki karakter yang kuat, baik karakter keagamaan maupun kewirausahaan. “Bukan semata urusan ekonomi, tapi kemampuan kewirausahaan juga membuktikan seseorang untuk mencari terobosan dan mengembangkan kreatifitas,” ujar Mendikbud. Hal ini selaras dengan gagasan PBNU yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi  yang sejalan dengan penguasaan terhadap ekonomi.

Selain itu,lulusannya juga hendaknya memiliki tradisi-tradisi kesantunan sosial. UNUSA hendaknya melahirkan lulusan-lulusan yang mampu menunjukkan prilaku yang baik dan santun di tengah masyarakat. Kekhasan terakhir yang diharapkan Mendikbud dari UNUSA adalah lulusannya harus memiliki jiwa kepekaan sosial yang luar biasa agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Rektor UNUSA Rochmad Romdoni mengucapkan apresiasi luar biasa atas bantuan segala pihak, terutama Kemdikbud, sehingga UNUSA dapat diresmikan hari ini. Sebelum menjadi universitas, UNUSA lahir dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsis. “Saat ini Unusa membuka 5 Program studi yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)), Fakultas Ekonomi, Fakultas Kesehatan dan Teknik dengan 15 program studi,” ujar Rochmad.

Turut hadir dalam acara peresmian ini Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, Sekretaris Jenderal Kemdikbud Ainun Naim, Dirjen Pendidikan Dasar Achmad Jazidie, Dirjen Kebudayaan Kacung Maridjan, Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj, Chairul Tandjung, serta Para Tokoh dan Ulama NU Jawa Timur.