Beranda »

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (Bapomi)

Pendahuluan

Menurut kodratnya olahraga merupakan kebutuhan manusia yang bersumber kepada kebesaran dan keagungan Tuhan Yang Maha Esa, merupakan salah satu unsur pokok dan sangat berpengaruh di dalam pembangunan rohani dan jasmani setiap insan manusia didalam rangka pembangunan manusia seutuhnya, yang sangat dibutuhkan didalam pelaksanaan pembangunan bangsa  dan negara menuju masyarakat yang sehat dan bermartabat. Oleh karena itu, merupakan hak setiap insan untuk melaksanakan dan berpartisipasi dalam kegiatan olahraga.

Olahraga yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan baik serta berkesinambungan dapat mengembangkan ketahanan yang bersifat menyeluruh, mampu meningkatkan ketrampilan, kedisiplinan, penghayatan nilai-nilai sportivitas, nilai-nilai moral dan estetika sekaligus meningkatkan prestasi. Selain itu juga dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan   manajerial dan kepemimpinan yang sangat diperlukan mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa.

Mahasiswa Indonesia dituntut tidak hanya tekun dalam bidang keilmuan yang bersifat kognitif, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler diantaranya ialah olahraga. Untuk dapat mewadahi dan sekaligus mengembangkan minat serta bakat mahasiswa, perlu dibentuk suatu organisasi yang mengoordinasikan aktifitas mahasiswa di bidang olahraga pada perguruan tinggi negeri dan swasta dengan tujuan akhir mencapai cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang berlandaskan falsafah negara Pancasila serta berdasarkan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Sadar akan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, serta penting dan strategisnya mahasiswa sebagai generasi muda penerus cita-cita bangsa dan negara sehingga mampu berkarya di dalam pembangunan nasional dan berprestasi di bidang olahraga serta ikut berpartisipasi secara aktif menggalang persatuan dan kesatuan bangsa, maka dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pembina olahraga mahasiswa dengan ini membentuk dan mendirikan badan pembina olahraga mahasiswa yang merupakan satu-satunya badan yang bertanggung jawab  terhadap olahraga mahasiswa dan membantu pemerintah dalam membuat kebijakan nasional dalam bidang pengelolaan, pembinaan, pengembangan olahraga mahasiswa nasional di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan Anggaran Dasar.
Bapomi dibentuk pada tanggal 9 April 1987 untuk waktu yang tidak terbatas,berazaskan Pancasila, dan berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Status Bapomi adalah organisasi pembina olahraga mahasiswa yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan, dan mengoordinasikan setiap dan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga mahasiswa di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bapomi merupakan mitra Pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan olahraga mahasiswa dan  dalam melakukan kegiatannya yang berhubungan dengan dunia olahraga mahasiswa internasional berstatus sebagai Indonesia University Sport Council disingkat “IUSC“.

Bapomi merupakan organisasi keolahragaan fungsional yang bersifat amatir dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kesegaran jasmani, membangun watak dan karakter, meningkatkan prestasi serta memupuk    kerjasama di kalangan mahasiswa dalam rangka mempererat kesatuan dan persatuan bangsa, serta memperkukuh ketahanan nasional melalui kegiatan olahraga di lingkungan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Fungsi

  1. Meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan membina serta memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembinaan olahraga di kalangan mahasiswa secara nasional;
  2. Memasyarakatkan olahraga di perguruan tinggi dalam rangka tercapainya tujuan olahraga di kalangan mahasiswa;
  3. Menfasilitasi dalam peningkatan dan pengembangan prestasi olahraga mahasiswa yang dilaksanakan pembinaannya di perguruan tinggi dalam rangka menunjang prestasi olahraga nasional;

Tugas

  1. Membantu Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi – Departemen Pendidikan Nasional dalam membuat kebijakan nasional dalam bidang pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan olahraga mahasiswa pada tingkat nasional;
  2. Mengoordinasikan badan pembina olahraga mahasiswa Indonesia tingkat provinsi (Pengprov Bapomi);
  3. Menfasilitasi perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dalam melaksanakan kegiatan olahraga di perguruan tinggi;
  4. Menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional yang dalam pelaksanaannya dapat didelegasikan kepada Pengprov Bapomi;
  5. Membantu dan mendukung penyelenggaraan single event / kejuaraan-kejuaraan cabang olahraga yang dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi;
  6. Melaksanakan evaluasi dan pengawasan untuk mencapai konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaan;

Organisasi Bapomi dibentuk di tingkat nasional (PP Bapomi) dan tingkat Provinsi (Pengprov Bapomi) dengan struktur berdasarkan tugas pokok dan fungsi yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

 

Pengurus PP Bapomi


 

Penasehat : Djoko Santoso Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
Ketua Umum : Illah Sailah Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti
Wakil Ketua Umum : Joko Sulistyono Asdep Bidang Prestasi, Kemenpora
Sekretaris Jenderal : Widyo Winarso Kasubdit Kemahasiswaan Ditbelmawa Ditjen Dikti
Wakil Sekretaris Jenderal : Edi Nurinda Kabid Prestasi Regional dan Internasional Kemenpora
Bendahara : Maslina Sembiring Kasi Pemberdayaan Kemahasiswaan Subdit Kemahasiswaan
Wakil Bendahara : Marliana Doriati DJ. Staf Subdit Kemahasiswaan
Ketua Bidang:
Pembinaan Prestasi dan Pertandingan : Johansyah Lubis Ketua Komisi Pembibitan dan Pemanduan Bakat KONI
Perencanaan Program : Mulyana Staf Pengajar Universitas Negeri Jakarta
Organisasi : Tjipto Sumadi Staf Pengajar Universitas Negeri Jakarta
Hubungan Masyarakat : Rikardo Staf ABFII Perbanas Jakarta
Kesekretariatan : H. Ramlan Harahap Kasi Organisasi Kemahasiswaan Subdit Kemahasiswaan
Anggota : Heneria Thyar P Staf Subdit Kemahasiswaan
Azizah Staf Subdit Kemahasiswaan
Fajar Priyautama Staf Subdit Kemahasiswaan
Mardiana Staf Subdit Kemahasiswaan
Sitti Sulaiha Staf Subdit Kemahasiswaan
Yusup Staf Subdit Kemahasiswaan
Iwan Setiawan Staf Subdit Kemahasiswaan
Beben - Staf Subdit Kemahasiswaan

 

Pengurus Pengprov Bapomi

 


 

No Provinsi Perguruan Tinggi Ketua Umum Periode
1 NANGGROE ACEH DARUSSALAM Univ. Syiah Kuala Rusli Yusuf 2010 – 2014
2 SUMATERA UTARA UNMUH Sumatera Utara Agussani 2008 – 2012
3 RIAU Univ. Riau Rahmat 2009 – 2013
4 KEPULAUAN RIAU STIE Ibnu Sina, Batam H. Mustaqim 2008 – 2012
5 SUMATERA BARAT Univ. Negeri Padang Alizamar 2010 – 2013
6 JAMBI Univ. Jambi Maizar Karim 2009 – 2013
7 SUMATERA SELATAN Univ. Sriwijaya H. Anis A. Seggaff 2008 – 2012
8 BANGKA BELITUNG STIE Pertiba Zufriady 2008 – 2012
9 LAMPUNG Univ. Lampung Sunarto MD 2009 – 2013
10 BENGKULU Univ. Bengkulu Subanrio 2010 – 2014
11 BANTEN Univ. Tirtayasa Ari Suhadi 2010 – 2014
12 DKI JAKARTA STIE Indonesia Erizal Azhar 2008 – 2012
13 JAWA BARAT Univ. Padjadjaran Trias Nugrahadi 2008 – 2012
14 DIY. YOGYAKARTA Univ. Negeri Yogyakarta Herminarto Sofyan 2010 – 2013
15 JAWA TENGAH Univ. Negeri Semarang Masrukhi 2008 – 2012
16 JAWA TIMUR Univ. Negeri Surabaya I Nyoman Adika 2010 – 2014
17 BALI Univ. Pendidikan Ganesha I Putu Sriartha 2010 – 2014
18 NUSA TENGGARA BARAT Univ. Mataram Nasaruddin 2008 – 2012
19 NUSA TENGGARA TIMUR Univ. Nusacendana Octavianus Eoh 2007 – 2010
20 KALIMANTAN BARAT Univ. Tanjungpura Siswoyo 2010 – 2014
21 KALIMANTAN SELATAN Univ. Lambungmangkurat Achmah Sofyan 2011 – 2013
22 KALIMANTAN TENGAH Univ. Palangkaraya H. Hairu Suparto 2008 – 2012
23 KALIMANTAN TIMUR Univ. Mulawarman H. Eddy Subandrijo 2008 – 2010
24 SULAWESI SELATAN Univ. Hasanuddin H. Nasaruddin Salam 2010 – 2014
25 SULAWESI TENGAH Univ. Tadulako Supriadi 2010 – 2014
26 SULAWESI TENGGARA Univ. Halu Oleo Murdjani Kamaluddin 2005 – 2008*
27 SULAWESI UTARA Univ. Negeri Manado Arie F. Kawulur 2005 – 2008*
28 MALUKU Univ. Pattimura Z. Notanubun 2009 – 2013
29 MALUKU UTARA Univ. Khairun Idrus Alhaddad 2011 – 2016
30 GORONTALO Univ. Negeri Gorontalo Hi. Hamzah Uno 2010 – 2014
31 PAPUA Univ. Cendrawasih Paul Louis Hommers 2006 – 2009
32 PAPUA BARAT Univ. Negeri Papua Barat Bagyono 2009 – 2013

 

Undang-Undang RI no 3 Tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional

Federasi Olahraga Mahasiswa International (FISU)

Federasi Olahraga Mahasiswa Asia (AUSF)