Magelang (19/1) – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir melakukan penanaman pohon di Dusun Sidotopo, Magelang. Ditemani oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Rektor Universitas Tidar Magelang, Rektor Universitas Negeri Semarang dan Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah, Nasir menanam secara simbolik untuk penanaman 150 pohon.

Disaksikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia, menurut Rektor Untidar Cahyo Yusuf, “Tanah yang ditanam pohon ini adalah pemberian dari Pemerintah Kota Magelang kepada Untidar. Ini adalah bentuk keinginan Untidar untuk peduli lingkungan dan konservasi lingkungan.” Nasir mengatakan penanaman pohon ini sama dengan menanam kehidupan. Sehingga bila dipermainkan, sama saja dengan mempermainkan kehidupan. “Oleh karena kita menanam kehidupan, kita harus jaga, dan penghijauan di Kampus Untidar harus dilakukan terus-menerus”, ujarnya.

Nasir juga menyampaikan harapannya kepada Untidar bahwa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Untidar harus menjadi salah satu Kampus yang memproduksi mahasiswa yang baik dan handal untuk menghadapi tantangan tersebut. Pada kesempatan yang sama Choirul Iman, Presiden BEM Universitas Tidar menjelaskan bahwa tujuan diadakannya penanaman pohon ini adalah untuk mengenalkan kepada beberapa kampus lain pentingnya lingkungan dan salah satu program BEM seluruh Indonesia adalah peduli terhadap lingkungan. “Jadi contohnya, ketika ada aksi turun ke jalan pun tidak ada lagi pembakaran ban dan hal lain yang sifatnya merusak lingkungan”, tegasnya. Dalam kunjungan ke Untidar ini, Nasir juga meresmikan gedung baru Fakultas Ekonomi Untidar. (dzi/bkkp)