Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Banjarmasin – Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan pencanangan Zona Integritas (ZI), yang diselenggarakan melalui media daring, Jum’at (12/6).

“Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan dukungan dari semua pihak di ULM. Standar layanan publik saat ini sudah dilakukan, dan berbagai macam inovasi dilakukan pengembangan untuk meningkatkan pelayanan di ULM,” ujar Dekan Fakultas Teknik ULM, Bani Noor Muchamad.

Zona Intergritas salah satu yang harus dicanangkan untuk menyiapkan warga bangsa yang bertanggung jawab menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Sutarto Hadi, mengatakan ULM sejak tahun 2017 sudah menyiapkan reformasi di masing-masing unit satker, dan pada tahun 2018 sudah melakukan penilaian pelaksanaan ZI, juga terdapat beberapa aplikasi seperti Silapu, Sikomplain dan e-Lapor yang sudah dikelola oleh ULM untuk melayani permohonan informasi dan pengaduan baik dari civitas akademika maupun masyarakat luas. “Dengan pengalaman dan kesiapan hal tersebut kami di ULM optimis bisa menerapkan ZI ini dengan baik dan bermanfaat bagi internal ULM dan masyarakat,” imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam, yang juga memberikan apresiasi kepada ULM dimana pada masa pandemi Covid-19 sudah responsif terhadap kebijakan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, juga peduli terhadap kebutuhan adik-adik mahasiswa.

Nizam mengatakan ULM sebagai salah satu perguruan tinggi yang akan menjadi percontohan untuk zona integritas wilayah WBK dan WBBM, terutama untuk adik-adik mahasiswa. Untuk itu menurutnya harus dimulai dari niat yang bersih bersama-sama untuk rasa ikhlas mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Karakter dan integritas adalah kunci bagi kampus untuk bisa sukses menerapkan ZI, tidak hanya integrasi administrasi saja, tetapi juga integrasi akademik,” tutur Nizam.

Nizam berharap dalam pencanangan ini ULM bisa menjadi contoh kampus yang sehat, kampus yang aman dari perundungan, aman dari kekerasan seksual dan pelecehan seksual, kampus yang nyaman untuk mahasiswa bisa mengembangkan potensi dan bakatnya, kampus yang ramah tidak eksklusif tetapi impulsif, tentu kampus yang akan bisa menjadi mata air bagi masyarakat, menjadi pencerahan bagi seluruh lapisan masyarakat pemerintah maupun dunia kerja dan dunia industri.

“Demikian saya berharap fakultas teknik bisa mewujudkan harapan kita semua untuk menjadi ZI, bebas korupsi, dan menghasilkan pelayanan prima,” tutup Nizam. (YH/DZI/DH/FH/NH/DWI/MYG)

Humas Ditjen Dikti
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan