PKSPL IPB University Berikan Bantuan Penelitian untuk Mahasiswa

Sebagai wujud komitmen untuk berkontribusi dalam mendukung program pendidikan melalui dukungan riset, semester kedua 2021 ini, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan  Lautan (PKSPL) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University akan dimulai riset terkait pengelolaan pesisir dan laut di Papua Barat. Dalam kesempatan PKSPL IPB University memberikan dukungan kepada mahasiswa untuk melaksanakan penelitian terkait implementasi Integrated Coastal Management (ICM) di Wilayah Raja Ampat, Papua.

Pada tahap awal ini ada tiga mahasiswa yang tergabung dalam penelitian di Papua Barat. Tema penelitiannya terkait dengan pengelolaan pesisir dan laut.  

“Setidaknya ada enam tema yang diangkat oleh calon penerima bantuan penelitian. Yaitu terkait transplantasi lamun, daya dukung kegiatan wisata di pulau-pulau kecil, implementasi kebijakan pengelolaan pesisir Kabupaten Raja empat, pengkajian daya dukung untuk kegiatan wisata Selat Dampier, pemberdayaan masyarakat berbasis sumberdaya rumput laut dan pemetaan kesehatan ekosistem mangrove raja ampat.

Ketua tim evaluator yang juga Kepala Divisi Smart Teknologi dan Manajemen Data Pesisir dan Lautan Dr Ferry Kurniawan menyampaikan ada enam kandidat yang diproses pada sesi wawancara.  

Baca Juga :  Ini Dia 4 Bidang Ilmu Unggulan IPB University Menurut QS WUR By Subject

“Mereka adalah Annisa Kusuma Dewi Zulfikar, Almira Nadia Kusuma, Ardhana Reswari Utami, Okky Rizal Kusuma, Ichsan Suryo Wibowo, Bayu Pamungkas.  Dari kandididat yang mengikuti wawancara in akan dipilih yang benar-benar memiliki integritas dan kemauan kuat untuk bekerja di ruangan dan lapangan. Nantinya penelitian ini akan diberikan ruang kerja riset “working space’ di PKSPL IPB University. Ada Tim Evaluasi yang terlibat dalam proses ini, yaitu Dr Arsyad Nawawi, Isda Hartati MS dan Ahmad Solihin, MH,” jelasnya.

Menurutnya, para kandidat peneliti terpilih selanjutnya akan diberikan pembekalan. Terutama terkait substasi riset, teknis pelaksanaan di lapangan, serta terkait proses administrasi pendidikan.

“Harapannya mahasiswa segera memperkuat komunikasi dengan program pasca sarjana terkait administrasi pendidikan sebelum penelitian dimulai. Sehingga ke depan mahasiswa dapat fokus dalam mengumpulkan data, analisis serta penyusunan laporan hingga jurnal dan berbagai produk lainya. Salah satu point penting dari kolaborasi ini adalah penguatan peran pusat untuk peningkatan partisipasi mahasiswa dalam penelitian, serta kolaborasi joint publikasi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Maggot Potensial sebagai Alternatif Pangan dan Pakan

Dalam kesempatan ini Kepala PKSPL, Dr Yonvitner juga menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam riset PKSPL akan terus ditingkatkan pada semua strata.  

“Sejalan dengan itu, saat ini PKSPL juga menyiapkan rangkaian riset dan program magang untuk memperkuat Merdeka Belajar, Kampus Merdeka.  Beberapa daerah pesisir binaan dan mitra PKSPL terintegrasi riset dan pemberdayaan juga disiapkan sebagai ruang riset dan kerja mahasiswa. Salah satunya adalah daerah pesisir yang tergabung dalam program PNLC (Pemsea Network Learning Centre) Indonesia mitra PKSPL. Yaitu Kabupaten Tangerang, Kabupaten Sukabumi, Kota Bontang, dan Lombok Timur,” ujarnya.  

Menurutnya, pada tahap awal, PKSPL IPB University akan menyiapkan Kabupaten Tangerang sebagai target Kampus Merdeka (selain Sea Farming Pulau Seribu dan Laboratorium Biotechnology Laut). Dengan demikian, fungsi pusat sebagai lembaga penelitian dan pengabdian yang mendukung akademi makin berkembang.  

“Sehingga tidak lagi muncul dikotomi terhadap peran pusat dan program studi agar kita bisa melangkah lebih maju ke depan,” imbuh dosen IPB University dari Departemen Manajemen

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
126 Views

Terimakasih telah mengunjungi laman Dikti, silahkan mengisi survei di bawah untuk meningkatkan kinerja kami

Berikan penilaian sesuai kriteria berikut :

  • 1 = Sangat Kurang
  • 2 = Kurang
  • 3 = Cukup
  • 4 = Baik
  • 5 = Sangat Baik
x