UNTAD RAIH JUARA 3 KDMI 2020

Prestasi yang membanggakan kembali diraih oleh Tim Debat Universitas Tadulako dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Tim yang terdiri atas Oval pratama, Syalzhabillah da Reza Anugrah ini berhasil meraih Juara 3 setelah berhasil menyisihkan berbagai universitas pada kompetisi yang digelar 2-4 oktober 2020 via aplikasi Zoom Meeting. Menurut Oval Pratama, ada 30 tim berasal dari  perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) se Indonesia. Universitas Gadjah Mada menjadi tim terbaik satu pada KDMI 2020, diikuti oleh Universitas Diponegoro sebagai tim terbaik kedua,dan Universitas Tadulako bersama Universitas Hasanudin menjadi tim terbaik ketiga.

Olehnya itu, tim KDMI Untad didampingi oleh wakil rektor bidang akademik, Dr Ir Sagaf MP, Dekan Fakultas Hukum, Dr Sulbadana SH MH, Dekan Fakultas Pertanian Dr Ir Muhardi M

SI serta pelatih debat Yusri S.Pd dan Rajiman SE, bertemu rektor Untad pada Rabu, (07/10).

Dalam pertemuan di ruang rektor Untad tersebut, Dr Sagaf mengemukakan bahwa sebelumnya dalam tahap penjaringan, tim debat Untad ini telah diseleksi hingga lolos mewakili LLDikti regional IX ke tingkat nasional bersama tim dari Universitas Hasanuddin Makassar kemudian bersaing dengan tim lainnya se-Indonesia.

“Alhamdulillah,atas bimbingan para pelatih,di tingkat nasional,tim debat Untad berhasil melaju hingga babak semifinal,dan meraih juara 3, hal ini merupakan sebuah kebanggaan karena Untad berhasil menyisihkan universitas universitas besar lainnya di Indonesia” kata Dr Sagaf.

Atas prestasi yang telah diraih, Rektor Untad,Prof Dr Ir Mahfudz MP memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Oval Pratama dan tim nya serta memberikan reward berupa uang tunai dan pengurangan UKT.

“Merupakan kesyukuran dan kebanggan bagi kami,bahwa anak anakku ini dapat mengharumkan nama.Untad.diajang Nasional. Prestasi ini tentunya tak lepas dari peran dan dukungan Warek Bima yang terus membina dan mengembangkan potensi mahasiswa Untad. Selain itu ,tentunya peran para pelatih,yang sudah mencurahkan waktu,pikiran,dan tenaganya hingga anak anak ku ini berhasil meraih juara di tingkat nasional” kata Prof Mahfudz

Rektor Untad mengharapkan agar pembinaan terhadap mahasiswa yang memiliki bakat dan potensi tidak berhenti sampai disini dan akan terus dilakukan secara kontinue,olehnya itu, secara khusus kepada para dekan yang hadir, rektor berpesan untuk memfasilitas dan mendukung mahasiswanya agar semakin terasah potensinya.