KLATEN – Selasa (31/1), Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengadakan kunjungan kerja di kompleks peternakan PT Widodo Makmur Perkasa (WMP), Desa Jambakan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Kunjungan dilakukan bersama dengan Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Klaten, serta Pimpinan PT WMP Sunarno, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Dwikorita Karnawati, dan Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus.

Dekan Fakultas Peternakan UGM Ali Agus mengemukakan, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT WMP sejak 20 tahun yang lalu. Salah satu produk yang menjadi kebanggaan dan kebutuhan bangsa adalah diproduksinya bibit sapi unggul (pertumbuhan cepat, daging padat, dan empuk). Untuk mendapatkan bibit sapi yang dinginkan, UGM bersama PT WMP bekerja sama dengan Universitas of Liege Belgia, sehingga saat ini telah lahir 12 ekor generasi pertama persilangan Belgian Blue Cattle dengan Sapi Brahman.

Menteri Nasir berharap, agar pengembangan sapi potong yang dilaksanakan PT WMP, serta penyediaan bibit sapi unggul bersama UGM terus dilaksanakan. Sehingga nantinya PT WMP bersama UGM benar-benar mampu menyediakan bibit sapi potong unggul untuk pemenuhan kebutuhan daging sapi di seluruh Indonesia.

Nasir jelaskan, apabila ingin mewujudkan swasembada daging di tanah air, maka kebutuhan sapi yang harus dipenuhi tiap tahunnya harus meningkat sebesar 3 juta ekor/tahun.

“Maka breeding harus kita rencanakan dengan baik. Oleh karena itu melalui Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) kita nanti bisa melakukan konsorsium pengembangan sapi Indonesia,” ujar Nasir.

Dalam kesempatan itu, Plt. Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, Klaten yang sebagian besar wilayahnya merupakan daerah pertanian, menjadikan kehidupan masyarakatnya banyak yang berusaha pada bidang pertanian. Sektor pendukung pertanian yang potensial adalah sektor peternakan antara lain budidaya sapi, karena saat panen raya terdapat jerami yang melimpah menjadikan pakan ternak murah.

“Maka kami siap bantu Pemerintah untuk swasembada sapi,” tuturnya. (TJS)

Galeri