Jakarta – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir resmi melantik 17 pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pada Kamis (23/06) pukul 09.00 WIB di Auditorium Lantai 2 Gedung D Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Senayan. Acara pelantikan Koordinator Kopertis Wilayah II, Sekretaris Pelaksana Wilayah VI, Direktur Politeknik serta pejabat Administratur Eselon III dan Eselon VI ini dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kemristekdikti, beberapa pimpinan perguruan tinggi beserta tamu undangan.

 

Menristekdikti melantik pejabat tinggi berdasarkan keputusan Menteri No. 53/M/KPT.KP/2016, No. 56/M/KPT.KP/2016, 57/M/KPT.KP/2016, 58/M/KPT.KP/2016. Adapun nama-nama yang dilantik adalah : 1.) Amsar S.H., M.M. sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VI, 2.) Dr. Ir. Darmawan M.P. sebagai Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, 3) Prof. Dr. Slamet Widodo M.S., M.M. sebagai Koordinator Kopertis Wilayah II, 4.) Ir. Wawan Bayu Prasetya M.M. sebagai Kepala Bagian Publikasi dan Dokumentasi Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik, 5.) Dr. Ir. Dwinowo Martono M. Si. sebagai Kepala Sub. Direktorat Lembaga Penunjang Lainnya pada Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 6.) Drs. Wawan Gunawan sebagai Kepala Bidang Pangkalan Data Pendidikan Tinggi pada Pusat Data dan Informasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 7.) Henri Togar Hasiholan Tambunan S.E., M.A. sebagai Kepala Sub. Direktorat Pengendalian Kelembagaan Perguruan Tinggi pada Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 8.) Rahmat Setiawan S.Sos. sebagai Kepala Sub. Bagian Pemantauan dan Evaluasi pada Sekretariat Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 9.) Wike Widyawati S.Sos. sebagai Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Direktorat Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 10.) Wina Wirahmawati S.H. sebagai Kepala Sub. Bagian Advokasi dan Bantuan Hukum I pada Biro Hukum dan Organisasi, 11.) David Aulia Akbar Adiputra S.Kom. sebagai Kepala Sub. Bidang Pengolahan Data pada Pusat Data dan Informasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 12.) Kevin Leonard Michael Marbun S.E. sebagai Kepala Sub. Bagian Tata Usaha dan Kepegawaian pada Bagian Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 13.) Ardian Kusuma S.T. sebagai Kepala Seksi Penataan Kelembagaan II pada Sub. Direktorat Penataan Kelembagaan Perguruan Tinggi Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 14.) Windy Kurnia Lestari S.Hum. sebagai Kepala Sub. Bagian Barang Milik Negara pada Bagian Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 15.) Dr. Ihsan S.Pd., M.M. sebagai Kepala Seksi Perencanaan Teknik Sarana dan Prasarana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada Direktorat Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 16.) Suyatno S.E., M.M. sebagai Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, serta 17.) Muhammad Amin S.T., M.Msi. sebagai Kepala Seksi Wahana Inovasi pada Direktorat Sistem Inovasi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi.

 

Pelantikan ini dilanjutkan dengan sumpah jabatan yang diikuti seluruh pimpinan petinggi yang dilantik. Hal tesebut sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka pada masa akhir jabatan. Menristekdikti mengatakan sumpah jabatan harus dipenuhi sesuai ideologi negara dan aturan yang ada. “Sumpah jabatan ini merupakan tanggung jawab kepada Pancasila, Undang-Undang, dan Kesejahteraan Rakyat”, jelas Nasir.

 

Dalam sambutannya, Nasir menegaskan kepada para pejabat untuk menjalankan mandat dan amanah ini sebaik-baiknya agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. “Menduduki jabatan di pemerintahan bukan posisi yang perlu disanjung tinggi, bukan pula seperti seseorang yang berada di menara gading. Pejabat pada dasarnya adalah pelayan yang bertugas mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat sebaik mungkin khususnya yang berkaitan dengan tugas-tugas di Kemristekdikti”, paparnya.

 

Tantangan yang dihadapi kedepannya, lanjut Nasir, adalah para pejabat dituntut untuk responsif dan cepat tanggap terhadap keluhan atau informasi yang disampaikan masyarakat. “Jangan sampai kita menunjukkan sikap yang tidak baik di hadapan rakyat. Era ini adalah era kompetisi untuk meningkatkan pelayanan. Oleh sebab itu, komitmen Kemristekdikti untuk memberikan pelayanan terbaik dibandingkan lembaga lain haruslah kita kerjakan bersama-sama guna mencapai kesuksesan”, ucap Nasir. (Eva/BKKP)