Out Standing Student of The World (OSTW)  diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri di bawah Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan citra Indonesia di luar negeri sebagai penetapan diplomasi ekonomi politik luar negeri. Kegiatan ini mengundang mahasiswa berprestasi di Indonesia yang punya prestasi di bidang start up entrepreneur berbasis IT yang nantinya akan dipilih dan diseleksi, dan salah satunya yang terpilih adalah Muhammad Haris Zamaludin Setiadi, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sebagai satu-satunya utusan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan salah satu dari 12 orang yang mewakili Indonesia dalam OSTW, mahasiswa yang akrab disapa Haris ini mampu menaklukkan dunia dengan inovasinya. Ia mengungkapkan bahwa ia mengikuti OSTW ini awalnya ketika ia mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi tingkat nasional yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.

Pemuda kelahiran Bandung tahun 1994 ini menciptakan sebuah inovasi di bidang pertanian yakni menggagas sistem penyuluhan pertanian online berbasis aplikasi smartphone. Ia mengusung gagasan yang berbasis IT dengan harapan nanti saat bertemu pengusaha-pengusaha kelas dunia, ia mampu belajar lebih banyak lagi tentang infrastruktur IT agar bisa diimplementasikan di Indonesia, khususnya di bidang pertanian. Aplikasi berbasis android ini bertujuan agar mampu membangun pertanian hingga akhirnya mampu mencapai swasembada pangan.

Ternyata, inovasi aplikasi sistem penyuluhan pertanian yang mampu mengharumkan namanya terinspirasi saat ia turun lapang ke petani. Di sana ia melihat kurangnya tenaga kerja penyuluhan pertanian dan adanya eksploitasi petani pada sistem supply chain perdagangan komoditas padi maupun hortikultura. Hal inilah yang telah mampu mengantarkannya hingga menjadi utusan Indonesia sebagai student of the world ke India.

Mahasiswa berprestasi peringkat III Nasional tahun 2016 ini mengungkapkan bahwa ia memiliki harapan agar aplikasi ini dapat dikembangkan dan segera direalisasikan agar dapat membantu menyejahterakan petani-petani di Indonesia. Aplikasi ini dapat diunduh di google play store dengan judul “IIOFS Haris Zamaludin”.

“OSTW 2017 ini akan diselenggarakan di Mumbai India, melihat saat ini India sebagai salah satu negara yang sangat mumpuni di bidang IT. Nantinya akan dipertemukan dengan pengusaha-pengusaha di bidang IT. Jadi di sana kita akan mempresentasikan project-project yang telah kita lakukan atau memberikan gagasan-gagasan yang kita punya untuk dikembangkan,” ucapnya.

Prestasi yang telah dituai oleh Haris bukan serta merta lahir dari kebetulan melainkan dari proses. Hal ini terbukti dari beberapa penghargaan yang telah ia raih seperti menjabat sebagai  Presiden IPB Debating Community 2014-2015 yang akhirnya mampu meraih penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, ia juga mampu meraih beasiswa menempuh studi di Shopia University, Jepang.(SM)