Tim Mario Universitas Gadjah Mada(UGM) sukses menyabet juara tiga dalam kompetisi pemasaran nasional “Nielsen Challenge Competition” 2017. Kompetisi berangsung di Jakarta pada 19 Januari kemarin.

Beranggotakan Brio Elprananta, Untari Febrian Ramadhani, dan Dewi Kharisma yang merupakan mahasiswa Departemen Manajemen FEB, tim mario harus bersaing ketat dalam kompetisi bergengsi ini. Sebelumnya mereka harus beradu dengan 223 tim lain yang berasal dari 30 perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua tim Mario, Brio Elpananta mengatakan dalam kompetisi itu mereka harus melalui serangkaian tahapan seleksi untuk meraih gelar juara. Dalam babak pre-eliminasi mereka diberikan kasus bisnis pada sebuah perusahaan produsen dan pengolah teh. Mereka diminta untuk mengenali peluang dan ancaman di pasar,target konsumen, dan menyusun strategi pemasaran yang tepat.

 “10 proposal penelitian pemasaran terbaik diambil untuk maju ke semifinal,” jelasnya saat di hubungi, Jumat (20/1) masih berada di Jakarta.

Selanjutnya 10 tim terbaik diminta untuk mempersentasikan proposalnya di hadapan dewan juri. Presentasi dilakukan melalui conference call. Kemudian lima tim terbaik yakni 3 tim dari UI, 1 tim ITB, dan 1 tim UGM berhak untuk melaju ke babak final mempresentasikan proposal secara langsung di hadapan dewan juri di Jakarta.

“Di final ini seluruh finalis diberikan data riil yang dimiliki Nielsen untuk menyusun strategi pemasaran yang diinginkan calon klien.  Kami pun mendapatkan mentoring dalam eksekusi proposal penelitian pemasaran,” urainya.

Meskipun belum dapat membawa pulang gelar juara pertama, namun capaian yang berhasil diraih membawa kebanggaan tersendiri bagi ketiganya. Selain mendapatkan pengalaman dan bimbingan dari para mentor, mereka juga menapatkan rekomendasi untuk masuk Nielsen.

“Walaupun belum berhasil menjadi juara pertama, tapi kami senang karena ditunggu untuk bisa bergabung ke Nielsen,” ungkapnya.

Brio berharap kedepan mahasiswa UGM mampu mencetak prestasi yang lebih baik di kompetisi serupa dan berbagai kompetisi lainnya. Diapun berharap capaian yang telah mereka raih dapat menginspirasi dan memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang masing-masing.

“Semoga tardisi juara bisa terus dipertahankan oleh mahasiswa UGM,” tuturnya. (Humas UGM/Ika)