Mahasiswa UGM  kembali menunjukkan prestasinya dalam Global Ideapreneur Week 2017 yangdiselenggarakan di Malaysian Global Innovation and Creativity Centre (MaGIC) pada 21-23 April 2017 lalu. Dalam ajang ini, Nararya Ahmad Dharmika dari Prodi Teknik Industri berhasil menyabet dua gelar sekaligus yaitu Best Idea Team dan Best Speaker.

Mahasiswa yang biasa dipanggil Aryo ini menjelaskan bahwa Global Ideapreneur Week merupakanperlombaan ide start up yang dipadukan dengan konferensi serta pelatihan atau coaching oleh para pendiristart up di kawasan ASEAN. Bersama  41 tim lainnya, lelaki asal Bogor ini harus beradu ide inovatif untuk menarik hati para juri agar memberikan pendanaan kepada ide start up terbaik.

“Kompetisi ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu tim dan individu. Saya mengikuti kategori individu dan mendapatkan tim spontan secara acak di sana serta harus mengembangkan ide dalam kurang dari 48 jam bersama,” jelas Aryo, Jumat (28/4) di Fakultas Teknik UGM.

Aryo menambahkan, dalam kegiatan ini setiap peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengikutipelatihan Business Model Canvas, coaching langsung dengan para pakar, dan juga pelatihan membuat aplikasi android.

“Setiap kelompok mempunyai 48 jam untuk mematangkan idenya melalui pelatihan dan coaching lalu mempresentasikannya selama 5 menit,” tuturnya.

Pada perlombaan tersebut, Aryo mempresentasikan inovasi ide start up yang diberi nama “Next Show”. Next Show sendiri adalah inovasi yang dia buat bersama timnya dengan tujuan untuk menghubungkan antara penyelenggara acara atau event organizer dan performer. Ide tersebut , jelasnya, berangkat dari masalah akan kesulitan yang ia amati dari para penyelenggara acara untuk menghubungi artis atau penampilyang belum dia kenal, dan juga kesulitan dari para artis lokal yang belum terkenal untuk dapatmempromosikan diri mereka.

Aryo pun berharap agar selepas kometisi ini, inovasi yang telah ia garap ini dapat terus dikembangkan lebih lanjut dan benar-benar dapat dimanfaatkan secara luas untuk memfasilitasi pihak-pihak yang memerlukannya.

“Saya berharap ke depannya aplikasi Next Show kami bisa berkembang menjadi sebuah platform yang menghubungkan event organizer dan performer di seluruh Indonesia,” tutup Aryo. (Humas UGM/Gloria)