KUDUS – Menristekdikti Mohamad Nasir dan para pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Semarang ikut hadir memeriahkan Kenduri 1.000 tumpeng peringatan HUT Kota Kudus ke-467 di alun-alun Kota Kudus, jumat (23/9) malam. Kedatangan rombongan disambut oleh Bupati Kudus Musthofa dan para pejabat daerah setempat.

Kenduri 1.000 tumpeng ini melibatkan ribuan perserta dari berbagai unsur. Para santri dan para pemuka agama kompak berkumpul untuk melakukan doa bersama.

Tema yang diangkat dalam HUT kali ini adalah “kreatif, inovatif, religius, dan berprestasi demi mewujudkan masyarakat Kudus yang semakin sejahtera”.

Puncak acara Kenduri 1.000 tumpeng tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Menristekdikti. Dalam kesempatan yang sama, Menristekdikti dan Bupati Kudus menyerahkan santunan kepada sejumlah anak.

Dalam sambutannya, Menristekdikti menegaskan bagi anak-anak SLTA Kudus yang ingin melanjutkan studi tapi kondisi ekonominya kurang beruntung, bisa mendapat bantuan beasiswa dari Kemenristekdikti.

“Silakan saja masuk Perguruan Tinggi Negeri. Biaya akan ditanggung Negara. Beasiswa yang disiapkan Kemenristekdikti bisa sampai jenjang S3,” jelas Nasir.

Menurut Nasir, keberadaan beasiswa tersebut merupakan bukti bahwa Negara hadir di tengah masyarakat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Negara ingin merubah nasib bangsa ini dengan pendidikan yang lebih baik. Anak-anak Kudus harus pintar agar tak mudah dibodohi oleh bangsa lain,” tandas Nasir.

Pesan Menristekdikti itu sejalan dengan harapan Bupati Kudus Musthofa. Menurutnya, Kudus adalah paku bumi untuk pendidikan di Indonesia. Semua elemen harus berjuang bersama untuk memajukan pendidikan di Kudus. (SUT)