Jakarta – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dimaknai sebagai sebuah pesta rakyat yang memiliki pers yang merdeka sebagai salah satu pilar demokrasi. Perayaan Hari Pers Nasional dilaksanakan setiap tahun secara bergantian di ibukota provinsi yang berbeda di Indonesia. Untuk tahun ini, peringatan Hari Pers Nasional dilaksanakan di Provinsi Maluku.

Panitia Hari Pers Nasional tahun 2017 menggelar seminar nasional yang merupakan rangkaian kegiatan Pra HPN 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis, (22/9).

Kegiatan seminar ini untuk menyemarakkan gelaran HPN pada Februari 2017 mendatang di Provinsi Maluku. HPN 2017 bertema “Pers dan Maluku Bangkit Dari Laut”. Tema ini ditetapkan panitia HPN 2017 untuk mendukung Provinsi Maluku sebagai lumbung ikan nasional.

Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir yang sekaligus menjadi narasumber utama pada acara seminar nasional pra HPN 2017 mengatakan peranan pers sangat penting dalam masyarakat demokrasi di Indonesia saat ini.

“Pers punya peran penting dalam mendorong pertumbuhan daerah. Pers dapat ikut mengontrol dan memberikan masukan kepada pemerintah, salah satu sarana bagi warga Negara untuk mengeluarkan pikiran dan pendapat,” ujar Menteri Nasir.

Menteri Nasir menambahkan pers yang bebas dan bertanggung jawab memegang peranan penting dalam masyarakat demokratis dan merupakan salah satu unsur bagi Negara dan pemerintahan yang demokratis. Salah satu ciri negara demokrasi adalah memiliki pers yang bebas dan bertanggung jawab.

Dalam acara ini hadir juga Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti beserta para tamu undangan yang ikut menyemarakkan pra HPN 2017 tahun depan di Provinsi Maluku.

Berawal pada 9 Februari, 69 tahun yang lalu, ketika diadakan pertemuan untuk membentuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung Museum Pers Solo, Jawa Tengah. Hari Pers Nasional akhirnya diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 9 Februari yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 5 Tahun 1985 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985. (ard)