Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, menghadiri acara Wisuda ke-146 Universitas Diponegoro (Undip) yang berlangsung di Aula Prof Sidharto, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/4).

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Muhammad Zainuri, mengatakan, Undip telah mewisuda sebanyak 2.309 orang, terdiri dari Doktor (S3) 21 orang, Magister (S2) 441 orang, Sarjana (S1) 1.607 orang, Diploma (D) III 156 orang dan sisanya Spesialis 33 orang serta Profesi 51 orang

Acara yang berlangsung bergiliran selama 3 hari 5 tahap ini (26-28 April 2017), jumlah wisudawan Undip terdapat 821 orang atau 35 persen diantaranya berpredikat “pujian” (cumlaude).  Ada juga 30 orang penerima beasiswa bidikmisi yang diwisuda pada tahap ini.

Pada sambutannya Menristekdikti, M. Nasir berpesan, wisudawan harus mampu mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat, untuk memajukan bangsa Indonesia yang lebih baik. Tidak cukup hanya dengan ilmu yang dimiliki, mempunyai ahlak yang baik juga akan sangat penting untuk menjadi lulusan yang berkualitas.

“Ini momentum luar biasa bagi kalian semua. Ini adalah awal dan bekal untuk menghadapi dunia nyata, Indonesia membutuhkan lulusan yang berkualitas dari perguruan tinggi, jadilah lulusan yang mempunyai ilmu dan ahlak yang sama baiknya, bagi penerus bangsa, ilmu dengan ahlak yang baik akan memberikan kedamaian bagi Indonesia kedepannya,” ujar Nasir.

Ada yang berbeda dari kunjungan Menteri Nasir ke Undip, meski hadir sebagai orang tua wisudawan, Rektor Undip, Yos Johan, meminta Menteri Nasir untuk menyampaikan pidato sebagai perwakilan orang tua wisudawan.

Dia menyadari, jika sebagai menteri, dirinya menghadiri prosesi wisuda di berbagai kampus dan duduk di deretan rektor dan senat akademik, kali ini Menteri Nasir harus duduk di deretan kursi orangtua wisudawan.

“Kali ini kapasitas Saya sebagai orangtua dan Saya akan mewakili seluruh orang tua dari wisudawan dan wisudawati untuk memberikan pidato ini. Dan saya sama seperti orang tua wisudawan lainnya disini, Saya mendampingi putri Saya yang diwisuda dari fakultas pendidikan kedokteran Undip,” kata Nasir.

Ini menjadi hari yang berbahagia dari mantan rektor terpilih Undip tersebut, putri kedua Menteri Nasir telah menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Kedokteran Undip dengan lulus berpredikat “pujian” (cumlaude).

“Alhamdulillah, putri saya, Arynal Haq bisa lulus dengan nilai yang memuaskan, IPK-nya 3,57. Saya sangat bangga dengan pencapaian anak saya,” tutur Nasir dengan bersuka cita.  (ard)

Galeri