Jambi-Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir bersilaturahmi dengan para mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi Universitas Jambi (Unja). Sebanyak 50 mahasiswa berkesempatan bertemu dan menyampaikan testimoni maupun “curhatan” kepada Menristekdikti pada Jumat (22/5) di Gedung Rektorat Universitas Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Nasir mengatakan Kemristekdikti akan selalu mendukung mahasiswa yang tidak mampu agar dapat kuliah melalui program bantuan biaya pendidikan bidikmisi.

“Tidak ada alasan orang miskin tidak bisa kuliah” tegas Nasir.

Pihaknya menjamin program bidikmisi yang telah berjalan semenjak tahun 2010 ini akan terus berlanjut. Bahkan Nasir ingin menambah kuota bidikmisi yang di tahun ini sebanyak 60.000 nantinya menjadi 80.000.

Nasir mengatakan di tiap kunjungannya ke Perguruan Tinggi Negeri, pihaknya akan selalu menyempatkan diri menemui mahasiswa penerima bidikmisi.

“Anak bidikmisi ibarat mutiara yang ada di lumpur yang kita ambil dan kita poles, yaitu melalui pendidikan tinggi” kata Nasir.

Andi, salah satu mahasiswa penerima bidikmisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unja mengatakan dirinya sangat bersyukur dengan adanya bidikmisi sehingga mampu melanjutkan sekolah di perguruan tinggi. Dahulu dirinya pesimis dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena kondisi keluarganya yang tidak mampu.

“Saya harap bidikmisi terus berlanjut ke depannya agar generasi bangsa bisa menjadi orang yang membanggakan negeri ini” harap Andi.

IMG_4572_crop