PONTIANAK – Bertempat di auditorium Politeknik Negeri Pontianak, Jalan A Yani, kemarin (8/9), Program Mahasiswa Wirausaha Polnep menggelar Talkshow Kewirausahaan dengan tema “Wirausaha Muda Kreatif dan Inovatif”. Acara ini menghadirkan dua pengusaha muda yang sudah familiar, yaitu CEO Newbee Corporation Harland Firman Agus (perusahaan TI asal Bandung) dan owner Raja Uduk Rizal Kurniady. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 mahasiswa dari 8 jurusan yang ada perguruan tinggi negeri ini.

Ketua  PMW Polnep Sari Zawitri mengatakan kegiatan ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh unit kewirausahaan Polnep tersebut. “Talkshow ini bertujuan untuk mengenalkan lebih dalam dunia kewirausahaan kepada apra mahasiswa. Agar mahasiswa tertarik gabung dalam dunia kewirausahaan,” katnaya.. Kehadiran dua narasumber juga bertujuan untuk menarik perhatian mahasiswa, dan menyadarkan mahasiswa tentang manfaat berwirausaha. Apalagi para pameteri adalah pengusaha yang terbilang sukses di usia muda, bisa menjadi motivasi buat mereka,’’ jelasnya. Sementara itu Prembantu Direktur III Polnep, Wawan Heryawan mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan PMW. “Ini memang kegiatan rutin, Polnep mendukung penuh. Kami mengadakan pembinaan dan pendanaan untuk PMW karena kegiatannya sangat positif, merangsang dan melatih jiwa kewirausahaan mahasiswa,” kata dia.

Dia juga mengatakan berwirausaha tidak sampai mengganggu perkuliahan. “Tidak mengganggu karena di dalam PMW kita menerapkan yang namanya magang, sehingga mahasiswa hanya berlatih saja. Kalau memang magangnya sukses dan untung, itu berarti hebat. Tetapi intinya, mereka tetap diminta untuk tetap fokus pada studi,” sebutnya.

 Wawan menyebut, program kewirausahaan di kampus menjadi sangat penting mengingat angka pengangguran di Indonesia terus meningkat. Sehingga, wirausaha sebenarnya dapat menjadi salah satu alternatif. “Kita bisa maksimalkan wirausaha ini untuk membuka lapangan kerja buat orang lain. Tidak harus hanya berharap menjadi PNS. Menjadi pengusaha itu sangat mulia,” tukasnya.

Dua narsum yang dihadirkan dalam talkshow memang punya kisah yang inspiratif. Harland misalnya, CEO Newbee Corporation semenjak masih mahasiswa memang ingin buka lapangan pekerjaan. Pada usia 22 tahun dia pun memulai bisnisnya. “Awal memulai usaha itu hampir tidak pakai modal. Meski hanya bermodal seadanya dari tangan Harland lahir sejumlah aplikasi yang menarik perhatian publik. Kini omzet perusahaannya mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu, Rizal adalah salah seorang pengusaha kuliner papan atas Pontianak. Sempat bekerja sebagai ahli di perusahaan besar nasional dan multinasional, sarjana jebolan ITB ini akhirnya memilih berwirausaha. Keluar kerja, awalnya dia hanya menjadi tukang cuci motor, kemudian banting setir ke kuliner. Berkat kegigihannya berwirausaha nasi uduknya, kini sudah punya banyak cabang.

(Erwandi – Pranata Humas Muda)