Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Belitung Timur sebagai lembaga yang bertanggung jawab meningkatkan kecerdasan masyarakat, mengadakan pameran iptek yang berlangsung dari tanggal 25 – 28 Agustus 2015 yang bertempat di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Beltim.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Beltim Ruspandi, menjelaskan gedung perpustakaan dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2014, sebesar Rp2.108.300.000,00. Gedung yang dibangun dengan struktur dua lantai ini memiliki luas 1.120 meter persegi. Lantai atas untuk layanan perpustakaan umum daerah sedangkan lantai bawah diisi dengan alat-alat peraga IPTEK yang di beri nama Belitung Timur Taman Pintar.

PP-IPTEK memenuhi undangan Pemkab Belitung Timur untuk ikut meramaikan dengan demonstrasi sains. Demo sains merupakan salah satu program sains regular di PP-IPTEK. Demonstrasi Sains ini memberi pertunjukkan sains atau pembelajaran sains yang bersifat demo interaktif tentang percobaan sains sederhana. Dengan tema yang berbeda-beda para pemandu dari PP-IPTEK menampilkan percobaan-percobaan sederhana setiap harinya selama pameran iptek berlangsung,  di depan anak-anak pelajar yang hadir yang berada di sekitar wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Para pelajar sangat antusias menyaksikan demo sains yang diberikan oleh PP-IPTEK karena mereka dapat lebih memahami konsep sains dengan mudah dengan bahan-bahan yang sederhana. Pameran iptek ini juga terdiri dari lomba membaca puisi, lomba menulis local content  daerah Belitung Timur, lomba mengasah batu permata, dan di hari terakhir diadakan bedah buku oleh penulis lokal Kabupaten Beltim.

Pemkab Belitung timur mengharapkan, “Dengan adanya acara ini diharapkan generasi muda di Kabupaten Beltim dapat  mengembangkan dan meningkatkan kegemaran membaca di kalangan anak muda dan diharapkan dengan adanya acara ini akan meningkatkan budaya membaca mulai anak-anak, pelajar, sampai kalangan masyarakat umum sehingga akan memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan, serta wawasan masyarakat,” ucap Ruspandi .(ppiptek/bkskpristekdikti)