“Gimana sih agar jurnal yang kita tulis bisa di-publish di Jurnal Internasional ternama seperti Elsevier?”, pertanyaan tersebut yang kerap muncul dalam benak para peneliti Indonesia. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka Asisten Deputi Data dan Informasi Iptek mengadakan workshop dengan tajuk “How to Write A Great Paper and Get It Pubished in A Research Journal” pada tanggal 5 Mei 2015 di Gedung 2 BPPT, Ruang Auditorium Lantai 3, Jl. M.H. Thamrin no.8, Jakarta. Acara ini secara khusus menghadirkan Valerie Tang-Broug, journal publisher Elsevie, asal Belanda untuk memberikan tips and trik agar hasil litbang yang berupa karya ilmiah dapat dipublikasikan di Elsevier.

Acara dibagi menjadi dua sesi yaitu pemaparan dari Valerie yang diikuti dengan tanya jawab, serta konsultasi penulisan karya ilmiah. Dalam pembukaannya Muhammad Dimyati-Deputi Bidang Sumber Daya Iptek yang mewakili Menristekdikti memaparkan bahwa jumlah publikasi internasional para peneliti, perekayasa, maupun dosen masih sangat sedikit jumlahnya, jika dibandingkan dengan negara tetangga misalnya Malaysia dan Thailand. Kondisi ini perlu diperbaiki dengan cara medorong dan memberikan fasilitas kepada para peneliti, perekayasa, dan dosen untuk terus mengembangkan potensinya untuk menulis karya ilmiah salah satunya melalui workshop ini. Dengan demikian diharapkan potensi menulis ini dapat menjadi hobby yang berkelanjutan sehingga semakin banyak karya ilmiah para peneliti, perekayasa, dan dosen di Indonesia dipublikasikan di jurnal internasional.

Benyamin Lakitan, Staf Ahli Menristek Bidang Pangan dan Pertanian yang bertindak sebagai moderator menyimpulkan dari sesi pertama yaitu paparan dan tanya jawab dengan Valerie, bahwa hal terpenting dalam menulis karya ilmiah adalah orisinalitas dan kualitas dari hasil penelitian yang dilakukan. Hal ini akan menjauhkan diri dari plagiarisme; karena syarat utama sebuah jurnal dapat dipublikasikan di Elsevier adalah novelty.

Selanjutnya sesi personal coaching merupakan sesi yang sangat ditunggu oleh 500 perserta workshop. Pada sesi ini peserta terbagi menjadi 6 kelompok kriteria dengan masing-masing contoh karya ilmiah. Valerie mengecek satu per satu kualitas tulisan ini, sehingga para peserta workshop mempunyai gambaran bagaimana kerangka menulis yang benar sesuai dengan standar dari Elsevier.

“Semoga workshop ini dapat menjadi ajang yang baik untuk para peneliti, perekaya, dan dosen untuk memotivasi diri guna gemar menulis dan senantiasa meningkatkan kualitas karya ilmiahnya seiring dengan peningkatan kualitas penelitiannya. Sehingga pada akhirnya kualitas sumberdaya manusia Indonesia dapat mendorong peningkatan daya saing bangsa” demikian disampaikan Deputi Bidang Sumber Daya Iptek menutup acara workshop ini. (ad4/dep2-Humasristek)