Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan di Ruang Rapat Besar Lantai 24 Gedung II BPPT Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2015.

Menristekdikti, Mohamad Nasir mengatakan melalui kerjasama ini akan dilakukan penerapan dan peningkatan agribisnis pertanian terpadu dengan berbasis peternakan di Jawa Barat dengan fokus pengembangan sapi unggul. Langkah untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi akan terus dilakukan. Kali ini, di Jawa Barat pengembangan teknologi dilakukan untuk meningkatkan produksi pangan nasional khususnya di sektor peternakan sapi. Untuk itu, penandatanganan kesepakatan bersama ini bertujuan untuk penerapan iptek agribisnis terpadu berbasis keanekaragaman hayati di jawa barat.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan, ke depannya yang akan dikembangkan adalah penelitian dan pengembangan Sapi Jawa Barat yaitu sapi pasundan. “Hal ini Jawa Barat sangat kaya potensi pertanian, perternakan, yang perlu diintergrasikan dalam kerangka sistem inovasi daerah, dimana seluruh aktor inovasi mulai dari lembaga litbang, perguruan tinggi, swasta, dan masyarakat, terhubung satu sama lain dalam kegiatan litbang, produksi, pemasaran, transfer teknologi,” ujar Ahmad Heryawan.

Selanjutnya untuk menindaklanjuti mou ini ditandatangani juga Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Asisten Deputi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenristekdikti, Hadirin Suryanegara bersama Kepala Pusat Penelitian Biotek LIPI, Direktur PT Karya Anugerah Rumpin (KAR) Karnadi, BP3IPTEK Jawa Barat dan Universitas Padjadjaran. Penandatanganan PKS ini disaksikan oleh Menristekdikti dan Gubernur Jabar.

Dalam acara ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek, Pariatmono; Deputi Bidang Sumber Daya Iptek, Muhamad Dimyati; Staf Ahli Menristekdikti Bidang Pangan dan Pertanian, Benyamin Lakitan; Staf Ahli Menristekdikti Teknologi Informasi, Komunikasi dan Transportasi, I Wayan Budiastra; Staf Ahli Menristekdikti Bidang Energi dan Material Maju. (md/humasristek)