SEMARANG – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersepakat melakukan kerja sinergi dalam pengelolaan sumber daya laut. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilakukan oleh MenKKP dan Menristekdikti di Undip, Sabtu (3/12).

Ruang lingkup kerjasama yang disepakati kedua Kementerian ini meliputi pemanfaatan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan dan kelembagaan pendidikan tinggi, penguatan inovasi pertukaran data dan informasi juga pemanfaatan sarana dan prasarana.

Menristekdikti mengatakan, dalam kerjasama dengan KKP ini pihak Kemenristekdikti akan mendorong pemanfaatan hasil riset dan inovasi bidang kelautan untuk diberdayaakan dalam pengelolaan sumber daya laut Indonesia. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan kapal paralon dari Undip dan kapal plat datar dari UI.

“Kapal paralon dan kapal plat datar ini masih dalam sertifikasi. Nantinya akan kita dorong untuk dimanfaatkan KKP,” ungkap Nasir.

Selain siap kerahkan dua kapal hasil inovasi dari perguruan tinggi, tambah Nasir, Kemenristekdikti juga sepakat mendukung pemantauan laut dengan menggunakan teknologi yang dimiliki Kemenristekdikti. Sehingga ada tiga kementerian yang bekerjasama dalam pemantauan laut, yakni Kemenhan, KKP dan Kemenristekdikti.

“Apa yang disampaikan Ibu Susi harus didukung. Jangan sampai ada kapan pencuri ikan yang masuk ke Indonesia,” tegas Nasir. (SUT)

Galeri