Politeknik Negeri Pontianak semakin diakui dunia internasional, khususnya Prancis. Setelah tiga tahun menjalin kerjasama dengan Universite de Valenciennes. Tahun ini, Polnep kembali menjalin kerjasama dengan lima perguruan tinggi di Prancis. Antara lain; Universite de Lorraine, Universite de Cergy-Pontoise, Universite Lille Science et Technologies, Universite of Artois, dan Universite du Littoral Cote d’Opale. Kedatangan mahasiswa Perancis dilakukan acara penyambutan oleh Direktur Polnep yang diselenggarakan di ruang pertemuan lantai 3 pada tanggal 10 April 2017 dan dihadiri para Pembantu Direktur, para Ketua Jurusan, para Kabag/Kasubag dilingkungan Polnep. Kegiatan magang mahasiswa Perancis kali ini sudah masuk tahun ke-3 dan setiap tahun mahasiswa Perancis semakin meningkat minat untuk magang di Polnep, ujar Direktur H. Muhammad Toasin Asha mengawali sambutannya. Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa Polnep telah mendapat opini positif bagi perguruan tinggi di Perancis. Tahun sebelumnya mahasiswa yang magang di Polnep diikuti satu universitas saja yang ada di Perancis, namun sekarang sudah beberapa universitas. Dan beberapa perguruan tinggi terkemuka di Perancis berencana akan mengirim mahasiswanya untuk magang di Polnep, ujarnya.

Pada 22 April, mendatang, Direktur Polnep, Ir HM Toasin Asha MSi bakal bertolak ke prancis untuk menandatangani MoU dengan lima perguruan tinggi tersebut. “Join kolaborasi kami selama ini dengan Universite de Valenciennes dinilai berhasil dan sesuai harapan. Ini kenapa, lima universitas lain di sana mau kerjasama dengan Polnep,” ujarnya.

dsc_0016-1

Kerjasama dengan lima perguruan tinggi tersebut terkait pertukaran mahasiswa dan internship (magang). Universite de Lorraine telah mengirimkan lima mahasiswanya (jurusan multimedia dan internet) ke Polnep, mereka tiba pada 4 April dan akan magang selama sembilan minggu. Universite de Cergy-Pontoise mengirimkan dua mahasiswanya, yang akan tiba pada 21 April. Mahasiswa jurusan technical sales ini akan magang selama 13 minggu.

“Para mahasiswa dari negara lain punya kesan baik di sini, karenanya peminat bertambah. Mereka bantu promosikan nama Polnep ke perguruan tinggi lain di Prancis, sehingga kami ditawari kerjasama,” katanya. Polnep pun berusaha menambah kualitas dan kuantitas mahasiswanya yang dikirim ke Prancis. “Tahun ini kami kirimkan tiga mahasiswa,” tambahnya.

Hj Utin Nina Hermina SE MSi, Pudir IV Polnep menyampaikan, jajaran manajemen mengikuti program kerja direktur, salah satunya mendukung visi internasional melalui kerjasama dengan perguruan tinggi negara lain. “Polnep diakui keberadaannya di internasional. Ini tidak mudah, tapi kami sangat optimis bisa melakukannya,” katanya.

Pihaknya juga menjajaki kerjasama dengan Jepang. “Tidak semua jurusan bisa kerjasama dengan perguruan tinggi di Prancis, seperti TPHP dan perikanan. Karenanya, kami coba cari di tempat lain, salah satunya Jepang. Mahasiswa pun makin termotivasi dengan program ini,” ujarnya.

Muhammad Ali MEIL, Kepala International Office Polnep menambahkan, Universite Lille Science et Technologies menjajaki kerjasama dengan Polnep sejak tahun lalu. “Tahun ini kami kirimkan tiga mahasiswa Polnep ke sana. Dua orang berangkat para 24 April, satu lagi 21 Juni. Mereka dari Jurusan Administrasi Bisnis, Teknik Elekro, dan Teknik Sipil,” katanya.

 Selain magang di Polnep, mahasiswa dari Prancis juga diberikan short course bahasa Indonesia dalam dua minggu secara gratis. Mereka juga dikenalkan berbagai budaya lokal. Pada akhir acara, para mahasiswa Perancis melakukan prosentase tentang perguruan tinggi mereka masing-masing dan dilanjutkan dengan tanya jawab.

(Erwandi – Pranata Humas Muda)