Latar Belakang

Agenda pembangunan Indonesia berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Ketiga (2015­2019) adalah memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kompeSSf perekonomian dengan berbasis pada Sumber Daya Alam (SDA) yang tersedia, SDM yang berkualitas, serta kemampuan Iptek.

Menurut World Economic Forum (WEF), pilar pembentuk daya saing ada 12 buah. Kemenristekdikti berkontribusi terhadap peningkatan indeks dari pilar kelima (pendidikan dan pelatihan pendidikan Tinggi) dan pilar kedua belas (inovasi) dalam upayanya mendukung daya saing.

Kemenristekdikti hanya akan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan
nasional untuk meningkatkan daya saing, jika pembangunan iptek dan pendidikan tinggi mampu menghasilkan produk teknologi dan inovasi serta sumber daya manusia yang terampil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau dapat menjadi solusi bagi permasalahan nyata yang dihadapi oleh masyarakat.

Untuk itu, maka keterlibatan komunitas iptek dan pendidikan tinggi melalui komitmen dalam pelaksanaan kebijakan dan program/kegiatan sangatlah diperlukan untuk mewujudkan kontribusi nyata.

Maksud dan Tujuan

Rakernas dimaksudkan sebagai langkah dan Sndakan konkret Kemenristekdikti dan unsur terkait lainnya untuk menuntaskan program/kegiatan prioritas tahun 2016 dan menyiapkan rancangan kebijakan 2017.

Sementara itu, Rakernas ini bertujuan untuk :

  • Membangun sinergi antara Perguruan Tinggi, AIPI, DRN, DPT, LPNK, Balitbang Kementerian, BPP Daerah, Pusat PeneliSan, Industri dan lembaga terkait lainnya;
  • Membahas persiapan cetak biru pengembangan Sinergi Lembaga Litbang, Pendidikan Tinggi dan Industri dalam jangka panjang;
  • Membahas cetak biru pengembangan Ristek dan Dikti;
  • Melakukan evaluasi capaian kinerja pembangunan ristek dan pendidikan tinggi 2015, dan sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan kebijakan, program, kegiatan dan anggaran pembangunan ristek dan dikti tahun 2016 : reformasi LPTK dan pembangunan STP;
  • Penyusunan bahan kebijakan, program, kegiatan tahun 2017 dalam rangka penyiapan bahan Musrenbangnas 2016;
  • Melanjutkan reformasi birokrasi KemenristekdikS menuju tata kelola yang efisien, transparan, dan akuntabel;
  • MengidenSfikasi dan mensosialisasi praktek terbaik dalam pengelolaan Perguruan Tinggi dan Lembaga Litbang

Hasil yang diharapkan

Hasil  yang  diharapkan dari Rakernas Tahun 2016 adalah:

  1. Model-model sinergi Ristek dan  Dikti.
  2. Cetak biru pengembangan Ristek  dan  Dikti dalam  jangka  panjang.
  3. Evaluasi pelaksanaan program dan capaian kinerjapembangunan ristek dan dikti tahun 2015, dan sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan kebijakan, program, kegiatan dan anggaran pembangunan ristek dan dikti tahun 2016: reformasi LPTK dan pembangunan STP.
  4. Kebijakan serta rancangan program/kegiatan ristek dan pendidikan Tinggi tahun 2017 serta terbangunnya komitmen untuk mensukseskannya.
  5. Rencana aksi penguatan reformasi birokrasi.
  6. Praktek terbaik pengelolaan Perguruan Tinggi dan Lembaga