JAKARTA – Ditjen Sumber Daya Iptekdikti Kemenristekdikti bersama ATN (Australian Technology Network) menggelar  workshop dan seminar international “Inspiring International Research Excellence” di gedung kemenristekdikti Senayan Jakarta, senin (26/9).

Kegiatan ini untuk menunjang kualitas dosen dan tenaga kependidikan melalui kualifikasi dan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan.

“Kita perlu meningkatkan skill tenaga kerja di kedua negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” ujar Wakil Dubes Australia Justin Lee.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan MOU antara Ditjen Sumber Daya Iptekdikti dengan ATN. Seminar dan workshop ini adalah bentuk upaya Pemerintah menyediakan dan mempermudah dosen dalam memperbaharui wawasan keilmuannya, sekaligus mempertemukan mereka yang memiliki potensi untuk melanjutkan jenjang pendidikannya, utamanya calon S3 yang memiliki tujuan ke Australia.

Dirjen Sumber Daya Iptekdikti Ali Ghufron Mukti menegaskan akan terus melakukan inovasi dalam kebijakan kedepan. “Bagi kami, ini merupakan kegiatan pertama, tapi saya pastikan ini bukan yang terakhir, kami akan terus berinovasi dalam kebijakan, baik dalam upaya peningkatan kualifikasi, kompetensi dan karir para dosen serta tenaga kependidikan serta pada program-program pendukung percepatan pencapaian tujuan utama, yaitu dosen yang berkualifikasi tinggi, berkompetensi baik dan memiliki kualitas reputasi international yang mumpuni,” tegas Ghufron.