LAMONGAN – Harapan agar Indonesia bisa naik kelas dari Negara berkembang menjadi Negara maju, dapat diwujudkan melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi (lulusannya), kualitas, dan efektivitas riset, dan teknologi yang menjadi landasan penting untuk peningkatan daya saing bangsa.

“Tantangan dan peran Universitas dalam menghasilkan lulusan yang profesional, jujur, dan toleran menjadi fokus bersama pada Perguruan Tinggi,” ungkap Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat memberikan orasi ilmiah didepan ribuan wisudawan Universitas Islam Lamongan (Unisla), Sabtu (3/9).

Menyadari bahwa tantangan kedepan tidak lebih mudah dari masa lalu, era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) menuntut tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas dan handal untuk memenangkan persaingan yang semakin kompetitif.

“Saya harap para wisudawan mampu memenangkan persaingan pasar global dalam menghadapi MEA. Kualitas pendidikan inilah yang akan jadi tantangan bersama agar nantinya bisa menjadi lulusan yang berkualitas,” tegas Nasir pada orasi ilmiahnya.

Selanjutnya Menristekdikti mengatakan Pendidikan Tinggi adalah wahana untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan penting bagi kemajuan suatu bangsa dalam arti kompetitif secara ekonomi.

“Saya juga berharap Unisla dapat melahirkan calon-calon peneliti dan pemimpin di masa mendatang yang akan membangun perekonomian bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi,” ucap mantan Rektor terpilih Universitas Diponegoro itu.

Selain itu, “Satu hal yang penting, Kemenristekdikti tidak bekerja sendirian. Tanggung jawab besar ini tidak hanya ditanggung oleh Kementerian, tetapi juga melalui kerjasama yang baik dengan seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia,” ujar Nasir.

Dalam sambutannya waktu yang bersamaan Rektor Unisla Bambang Eko Muljono mengatakan pada wisudawan untuk dapat menjaga martabat sebagai seorang Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana kedepannya.

“Anda hanya harus terus belajar dan belajar secara mandiri untuk mengembangkan kapasitas anda karena dunia membutuhkan itu semua, dunia selalu berkembang setiap saat,” imbuhnya.

Kualitas individu menjadi peranan penting untuk berkompetisi di dunia luar. Teruslah maju, menyongsong kesempatan dan tantangan berikutnya dengan penuh kesadaran bahwa tidak ada kehidupan tanpa resiko dan kegagalan. Siaplah menghadapi dunia yang selalu berubah dan sarat dengan persaingan. (ard)

Galeri