Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir berharap dengan hasil inovasi dari sector peternakan sapi dapat menjadi awal untuk meningkatkan swasembada pangan di Indonesia.

Kemajuan pembangunan nasional tidak terlepas juga dari peran bidang peternakan, khususnya peternakan sapi. Subsektor peternakan sapi ini memiliki peran yang strategis dalam menyediakan sumber pangan energy dan sumber pendukung lainnya, sehingga berdampak pada kemajuan kehidupan perekonomian dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

“Pembangunan bidang peternakan menjadi mutlak diperlukan. Pembangunan bidang peternakan dapat dilakukan dengan riset inovatif”, ujar Nasir dalam pidatonya saat Kunjungan ke PT. Karya Anugerah Rumpin (KAR)  dalam rangka menyaksikan implementasi hasil teknologi perbaikan genetic sapi lokal Indonesia di Bogor, Kamis (7/1/2016).

Saat ini pembangunan peternakan diarahkan untuk mencapai terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif serta kreatif melalui peternakan tangguh berbasis sumber daya lokal.

“Peternakan nasional diharapkan dapat menyediakan pangan yang berkualitas karena ketahanan pangan mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional”, ungkap Nasir yang merupakan Guru Besar di Universitas Diponegoro Semarang.

Nasir mengungkapkan bahwa sebagai Bangsa Indonesia patut berbangga bahwa hasil inovasi peternakan sapi yang dihasilkan oleh penelitian dan pengembangan (litbang) dapat diterapkan pada industri dan masyarakat Indonesia, serta menghapus kekhawatiran dan rasa keraguan terhadap produk litbang nasional yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan industri. (ard/bkskpristekdikti)

Galeri