JAKARTA – Pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) telah dibuka. Sejumlah sekolah pun sudah mulai menyiapkan diri untuk mendaftarkan siswa-siswi mereka. Usai SMPTN, segera dibuka pendaftaran mahasiswa melalui jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

Univeristas Padjajaran (Unpad) sendiri mulai melakukan sosialisasi mengenai SNMPTN dan SBMPTN ke sejumlah wilayah yang ada di Jawa Barat.

“Pantau siapa yang mengisi PDSS di sekolah kalian. Ingat, mengisi PDSS yang benar, dan jangan lewat jadwal,” ungkap Tim Seleksi Masuk Universitas Padjajaran (SMUP), Dr Dudi, S.Pt, M.Si, seperti dinukil dari laman resmi Unpad, Sabtu (30/1/2016).

Selain dalam pengisian serta melakukan verifikasi pada PDSS, sekolah perlu tahu bahwa kecurangan juga kerap terjadi. Karena itu, sekolah-sekolah yang melakukan kecurangan maka tidak akan diikutsertakan.

“Jika ada kecurangan, bukan akan dihukum oleh Unpad, tapi alokasinya akan dialihkan ke sekolah yang lain,” ujar Dudi.

Ia menambahkan, untuk pengisian verifikasi PDSS bisa dimulai pada 20 Februari 2016. Karena itu, dirinya mengingatkan peserta bisa tahu mengenai pentingnya pengisian PDSS dengan baik.

“Salah satu syarat masuk SNMPTN adalah pengisian PDSS dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Drs A Taufik Rohman, M.Si, M.Pd, berharap semakin banyak siswa-siswi yang bisa diterima di Unpad.

“Semoga saja, (pelajar) SMA di Kabupaten Kuningan bisa masuk lebih banyak ke Universitas Padjadjaran, karena Unpad salah satu universitas terhebat di Indonesia,” imbuhnya. (afr)

(rfa)

 

Sumber: kampus.okezone.com