TONDANO – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir dalam rangka kunjungan kerjanya ke Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan audiensi antara Kemenristekdikti bersama seluruh civitas akademika dan anggota senat di lingkungan Unima pada Jumat (29/7).

Acara yang bertempat di kantor pusat lantai 3 Unima ini, Menteri Nasir berbicara tentang daya saing bangsa yang diantaranya punya dua hal penting. Pertama harus menghasilkan lulusan yang ahli serta mempunyai kualitas tertentu dan sumber daya yang ada nantinya bisa menghasilkan satu inovasi, dengan itu National Competitiveness bisa diciptakan.

Tidak lupa, dirinya menambahkan instrumen yang harus diperhatikan juga adalah mulai dari proses pembelajaran sampai menciptakan kelembagaan yang baik. Itulah yang diharapkan dapat mewadahi semuanya.

Kedatangan Menristekdikti juga ingin menyerahkan surat keputusan yang merupakan izin penyelenggaraan program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) dan memastikan tak ada lagi perkuliahan ilegal di Unima yang pada saat itu sudah berlangsung selama 10 semester.

“Penyerahan prodi itu termasuk istimewa dan tak lazim. Biasanya perizinan diberikan sebelum proses pembelajaran dilakukan. Karena kami ingin menyelamatkan mahasiswa,” ujar mantan Rektor terpilih Universitas Diponegoro tersebut.

Diakhir acara Menteri Nasir berkesempatan menemui mahasiswa bidikmisi Unima serta memberikan motivasinya agar para mahasiswa bidikmisi dapat terus berprestasi dan dapat bersaing di dunia internasional.

“Saya harap kalian disini nantinya akan menjadi lulusan yang berkualitas dan menjadi calon pemimpin. Dengan fokus belajar maka saya yakin kalian juga akan jadi generasi emas untuk masa yang akan datang,” dengan semangat dirinya memotivasi ratusan Mahasiswa bidikmisi Unima. (ard)

Galeri