Prestasi membanggakan kembali diraih dosen Politeknik Negeri Semarang (Polines). Salah satu penyaji asal Polines, yakni Dr.Eng Sidiq Syamsul Hidayat, S.T., M.T. (dosen jurusan teknik elektro Polines) berhasil meraih penghargaan sebagai penyaji terbaik pada Seminar Hasil Penelitian Unggulan Strategis Nasional, Disertasi Doktor, Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi dan Penelitian Tim Pascasarjana yang diselenggarakan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), Kemenristekdikti,  di Hotel Patrajasa, Semarang, Selasa (28/2).

Dr.Eng Sidiq Syamsul Hidayat, S.T., M.T. yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polines mengaku bersyukur atas capaian yang telah diraihnya. “Kami berkomitmen terus meneliti dan berinovasi untuk mencari solusi teknologi yang dibutuhkan masyarakat,”ungkapnya.

Pada kegiatan ini, ia mempresentasikan makalah berjudul “ Model Pengembangan Teknologi Pengering Gabah Dengan Briket Arang Sekam Sebagai Sumber Energi Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel (Jsn) Untuk Meningkatkan Kualitas Beras (Survey Pada Petani Padi Di Kabupaten Kudus)”. Makalah tersebut merupakan hasil penelitian unggulan strategis nasional (Pusnas) yang merupakan skim tertinggi penelitian DRPM Kemenristekdikti. Hasil risetnya diperoleh berupa produk teknologi pengering gabah yang dihasilkan telah memiliki TRL 7-8 yang artinya siap untuk dihilirisasi ke masyarakat/industri.

Kepala Subdit Penelitian DRPM Kemenristekdikti, Dra. Desmelita, M. Sc., yang hadir dalam acara ini, memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih dosen Polines. “Penilaian prestasi ini, didasarkan pada jumlah luaran hasil penelitian yang terbanyak,”ungkapnya.

Sebagaimana disampaikan dalam paparannya dihadapan reviewer, luaran penelitian Pusnas selama 3 (tiga) tahun ini berupa produk teknologi yang sudah diadopsi industri dan masyarakat di 5 (lima) kabupaten, 6 (enam) publikasi ilmiah tingkat nasional/internasional, 2 (dua) teknologi tepat guna (TTG), 2 (dua) HKI berupa paten dan paten sederhana, dan buku ajar ber-ISBN.

Selain itu juga dikembangkan industrial cluster yang melibatkan usaha kecil dan menengah (UKM) serta pengguna yaitu kelompok tani (Gapoktan). Indikator penting lainnya berupa exit strategy yang ditunjukkan dengan kerjasama dengan mitra industri (linkage), penerimaan produk oleh masyarakat (product market acceptance), spin-off dan income generating.  “Semoga bisa menginspirasi dan memacu semangat para dosen untuk menghasilkan karya-karya penelitian yang kreatif, inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.