Fakultas Biologi UGM menggelar workshop Plant Genetic Enggineering sebagai upaya mendiseminasikan hasil riset, khususnya rekayasa genetika untuk pemuliaan tanaman.

 

Dalam workshop dipaparkan hasil riset dari Dr. Endang Semiarti, M.Sc., peneliti Fakultas Biologi UGM yang berhasil mendapatkan dana hibah dari Japan Society for Promoting Science-Bilateral Joint Research Program (JSPS-BJRP Kemenrsitekdikti) 2017. Penelitian dilakukan menggandeng Prof. Shogo Matsumoto dan Dr. Yasushi Yoshioka, peneliti dari Nagoya University Jepang.

 

Adapun penelitian yang dilakukan tentang Pemantapan Metode Baru untuk Pemuliaan Tanaman Anggrek dengan Sistem Genome editing menggunakan CRISPR/Cas 9. Sistem tersebut merupakan teknik baru yang efektif untuk menghasilkan tanaman dengan sifat-sifat baru yang menguntungkan seperti cepat berbunga, tahan terhadap penyakit, dan lainnya.

 

Workshop berlangsung selama dua hari, 6-7 November 2017 di Hotel Santika Yogyakarta diikuti 20 peserta. Para peserta  berasal dari kalangan akademisi dan industri seperti Universitas Negeri Malang, Universitas Ahmad dahlan, Universitas Sumatera Utara, Universitas Setia Budi, Universitas Negeri Yogyakarta, UIN Malik Ibrahim, UGM, PT. Genetika Science, dan Institut Teknologi Sepluh November.
“Workshop ini merupakan bagian dari program JSPS-BJRP Kemenrsitekdikti untuk peningkatan kapasitas dan keterampilan sumber daya manusia Indonesia dan Jepang terutama terkait rekayasa genetika tanaman,” jelas Ketua panitia workshop, Dr. Endang Semiarti, M.Sc.
Menghadirkan pembicara dari Nagoya University Dr. Yasushi Yoshioka yang menyampaikan materi “A Serve Defect in Plastid Division Affects Plant Development” dan Prof. Shogo Matsumuto memaparkan tentang “FT and MADS-box Genes in Rose for Floral Development and Improvement”. Sementara Dr. Endang Semiarti menyampaikan tentang “Agrobacterium-mediated Genetic Transformation in Indonesian Orchid Plants”.

 

Selain mendapatkan materi tentang teknik rekayasa genetika, nantinya peserta dijadwalkan akan melakukan praktik langsung di laboratorium bioteknologi Fakultas Biologi UGM. Salah satu teknik yang akan dipraktikan adalah isolasi DNA dari plasmid dan tanaman transgenik. (Humas UGM/Ika)