PIH UNAIR – Departemen Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga – RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, giat mengatur strategi menuju internasionalisasi. Sejumlah upaya ditempuh, antara lain menjajaki program visiting professor dengan menggandeng sejumlah guru besar jebolan universitas bergengsi dari luar negeri.
Prof.Dr. Med Mueller M David, pakar ginekologi asal University of Bern, Swiss, digadang-gadang akan berkolaborasi dengan Departemen Obstetri & Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo dalam program visiting professor tahun depan.
Jika terealisasi, maka penganugerahan visiting professor FK UNAIR di bidang ilmu kesehatan kandungan akan bertambah setelah penganugarahan tersebut diberikan kepada Prof. Gustaaf Albert Dekker, MD., PhD., FDCOG., FRANZCOG dari The University of Adelaide, Australia, tahun 2016 lalu.
Ketua Departemen Obstetri & Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr.Soetomo Dr. H.Hendy Hendarto, dr., Sp.OG(K) mengatakan, kedua belah pihak saat ini sedang menjajaki kemungkinan kolaborasi. Prof. Mueller dalam kesempatan lalu datang ke FK UNAIR untuk pertama kali memberikan kuliah umum International Lecture kepada staf dosen dan mahasiswa program pendidikan dokter spesialis PPDS, di Aula FK UNAIR, (25/10).
Hendy menilai, UNAIR dalam rangka menuju World Class University perlu dukungan international colaboration.
“Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut. Karena prosesnya tidak mudah dan perlu waktu, maka sambil jalan, kami memenuhi beberapa persyaratan penganugarahan visiting professor untuk beliau,” ungkapnya.
Selama dua hari, Prof Mueller memberi kuliah umum dan sesi diskusi kasus. “Departemen kami punya rutinitas laporan kasus, Prof Mueller terlibat untuk memberi masukan atas tindakan yang sudah kami lakukan untuk menangani kasus-kasus tersebut,” ungkapnya.
Selain merintis kerjasama, pihak Departemen Obstetri & Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo makin getol meningkatkan kualitas buku jurnal yang mereka rintis sejak beberapa tahun lalu.
“Kami punya majalah jurnal yang sudah terakreditasi oleh DIKTI. Rencananya, kami akan masukkan Prof Mueller dan Prof Dekker sebagai international review,” ungkapnya.
Dalam kuliah umum tersebut, Prof Mueller mengangkat topik mengenai kasus endometriosis atau penyakit ginekologi kaum hawa.
Di Surabaya, kasus endometriosis terbilang cukup banyak. Tim dokter Departemen Obstetri & Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo terus berupaya mendalami kasus tersebut dengan melakukan penelitian.
“Beberapa penelitian kami menggali potensi curcumin untuk menekan nyeri akibat Endometriosis. Di level hewan coba berhasil, namun belum terbukti pada manusia. Kami juga kembangkan penelitian bagaimana peran stemcell dalam penanganan kasus tersebut,” ungkapnya.
Hendy berharap, kehadiran Prof Mueller dapat memotivasi publikasi internasional di lingkup Departemen Obstetri & Ginekologi FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo, sekaligus berkontribusi membagikan ilmunya kepada para mahasiswa, khususnya dalam hal penanganan kasus endometriosis. (PIH UNAIR)