Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus aktif melakukan berbagai program pengembangan dan kerjasama, lokal, nasional hingga internasional. Dalam waktu dekat ini, ITS akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan pertemuan rektor perguruan tinggi Jepang, China dan Indonesia.

Menurut Prof Ketut Buda Artana selaku Wakil Rektor ITS Bidang Kerjasama menyatakan bahwa cita-cita ITS sebagai perguruan tinggi berkelas dunia (world class university) merupakan salah satu harapan dan tujuan strategis pengembangan ITS yang perlu terus direalisasikan dengan berbagai program kerjasama yang kuat, strategis dan berkelanjutan.

“Sebagaimana tertulis pada Rencana Strategis pengembangan ITS, upaya peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan sinergi dan kerjasama internasional menjadi salah satu program kerja utama baik melalui kegiatan akademik, riset, inovasi dan kerjasama lainnya”, ungkap Ketut Buda Artana.

Wakil Rektor bidang kerjasama ini menjelaskan bahwa ada enam rencana kegiatan yang akan digelar ITS di kota Surabaya ini, yaitu: pertama 4th Joint Working Group (JWG) Indonesia-Jepang, 23-25 Oktober 2017. Kedua, Asean-China Network in Engineering and Technology (ACNET), 27-29 Nopember 2017. Ketiga, Eastern Part of Indonesia University Network (EPI UNET) Presidential forum, 27-29 Nopember 2017. Keempat, Workshop on Strategic IP Management for Effective Research and Innovation in Asian Higher Education (SPHIRE), 27-29 Nopember 2017. Kelima, CommTech Integrative Initiative, 21-29 Nopember 2017. Keenam, International Conference on Innovation and Industry Application (CINIA), 29 Nopember 2017.

“Spesial di bulan Oktober ini, akan digelar agenda pertama yaitu 4th Joint Working Group (JWG) Indonesia-Jepang, 23-25 Oktober 2017” ungkapnya.

Ketut Buda Artana menjelaskan bahwa agenda JWG Indonesia-Jepang adalah forum pertemuan pimpinan perguruan tinggi negeri Indonesia dan Jepang. “Agenda spesial ini merupakan program Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Jadi agenda ini sungguh penting bagi masa depan kampus di Indonesia dan Jepang”, jelasnya.

Ketut menambahkan bahwa kegiatan JWG ke-4 ini akan diselenggarakan di ITS tanggal 23-25 Oktober 2017 yang akan diikuti oleh sekitar 22 rektor PTN Jepang dan sekitar 75 rektor PTN Indonesia. “Kegiatan tahun ini dilaksanakan sebagai kelanjutan kegiatan penting JWG sebelumnya di Nagoya University pada tahun 2012, UGM pada tahun 2013, Hokkaido University pada tahun 2015”, imbuhnya. (Humas ITS).