Kunjungi Kampus IPB University, Desy Ratnasari: IPB Oke Banget!

IPB University kedatangan tamu salah satu public figure sekaligus anggota DPR RI, Desy Ratnasari, SPsi, MSi, MPsi, (23/3). Dalam kunjungannya ke kampus Dramaga, Desy diajak berkeliling oleh Rektor IPB University, Prof Arif Satria, melihat tempat pengolahan sampah, Student Service Centre (SSC), Agribusiness and Technology Park (ATP) dan Botani Mart.

Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengatakan, sebagai bagian dari Agromaritim 4,0 dan upaya mendorong masyarakat, terutama petani untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang pertanian yang terus berlari, IPB mengembangkan Agribusiness Technology Park (ATP) di Desa Cikarawang, tak jauh dari lokasi kampus Dramaga. “Sebagai outlet penjualan beragam inovasi yang dihasilkan sivitas, kami punya Serambi Botani dan Botani Mart. Masyarakat bisa mendapatkan produk-produk pangan sehat, benih dan bibit tanaman unggul, hingga produk-produk perawatan tubuh, ” ungkapnya.

Desy mengungkapkan rasa kagumnya,
“Saat ini saya sedang berada di ATP IPB University. Produk-produk pertanian yang diproduksi di sini merupakan hasil kerjasama dengan petani setempat. Tentunya ini bisa memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani yang ada di sekitar IPB University.”

Baca Juga :  Hosiro-Usiro, Robot Buatan Mahasiswa ITS untuk Bantu Penanganan Covid-19

Tak hanya disuguhkan sayuran dan buah, Desy juga diperlihatkan bagaimana budidaya yang dilakukan di ATP IPB University dipadukan dengan teknologi. Seperti pada proses produksi melon di greenhouse yang dilengkapi Internet of Things (IoT) system. Ada pula teknologi floating hidroponik, teknologi pembenihan ikan (sidat, nila dan lele) dengan teknologi nanobubble, smart greenhouse untuk penyediaan bibit sayuran, teknologi hidroponik NFT, serta penggunaan drone untuk pemberian pupuk.

“Alhamdulillah hari ini saya komplit memiliki wawasan tentang IPB University sebagai sebuah perguruan tinggi. Baik itu di kampus Sukabumi maupun di Dramaga ini. Komplit dalam hal kemandirian, pengembangan ilmu pengetahuan dan tentunya dalam hal pengembangan sarana dan prasarana yang lebih ramah lingkungan,” imbuhnya.

Desy melanjutkan, bahwa perguruan tinggi saat ini harus bisa mengimplementasikan teori dan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk bisa bermanfaat. Perguruan tinggi, kata Desy, perlu mengakomodir hasil karya mahasiswa dan para lulusannya sehingga ada warisan yang ditinggalkan ketika mereka melepas almamater.

Baca Juga :  Kolaborasi ITS - Unair Luncurkan RAISA, Robot Pelayan Pasien Covid-19

“Saya terkesan sekali bahwa di sini saya bisa melihat bagaimana sebuah teori diimplementasikan dan itu bermanfaat. Bagaimana kita bersyukur di sini ada buah jambu kristal yang sangat enak. Saya bisa memetik dan langsung dimakan. IPB, oke banget!”

Kepada IPB University, terutama para mahasiswa, Desy berpesan agar mereka dapat memberikan manfaat pada masyarakat dimana mereka berasal. Ilmu yang diraih semasa kuliah perlu dibawa ke daerah untuk diimplementasikan di sana.

“Saya ingin lulusan IPB University betul-betul bisa kembali ke daerah masing-masing. Sehingga semangat yang dibangun oleh kampus ini bisa tersebar luas. Keramahan terhadap lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan bagaimana menghargai kelangsungan hidup lingkungan dimana kita berada juga hadir di seluruh indonesia,” tutupnya.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
93 Views

Terimakasih telah mengunjungi laman Dikti, silahkan mengisi survei di bawah untuk meningkatkan kinerja kami

Berikan penilaian sesuai kriteria berikut :

  • 1 = Sangat Kurang
  • 2 = Kurang
  • 3 = Cukup
  • 4 = Baik
  • 5 = Sangat Baik
x