Bengkulu – 21 Maret 2016, Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu. Rombongan Komisi X DPR RI ini diketuai oleh Sutan Adil Hendra, dan diikuti antara lain oleh Popong Djundjunan, Jamal Mirdad, Esty Wijayati, dan Ferdiansyah. Kunjungan kerja kali diawali dengan singgah ke Kantor Gubernur Bengkulu. Pihak Kemristekdikti diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Sesditjen Belmawa) Sutrisna Wibawa.

Pada kunjungan ini dibahas beberapa hal yang menjadi perhatian Gubernur Bengkulu, antara lain adalah harapan beliau agar dibangun perguruan tinggi negeri terutama di wilayah Bengkulu Selatan dan pihaknya mengemukakan sedang dilakukan proses pemetaan untuk mendirikan Science Techno Park.

Rombongan Komisi X yang didampingi Sesditjen Belmawa ini melakukan kunjungan kerja ke Universitas Bengkulu untuk melakukan diskusi dengan Rektor Universitas Bengkulu beserta jajarannya yang juga dihadiri oleh beberapa Rektor universitas swasta, politeknik kesehatan, dan Kopertis Wilayah II. Rektor Universitas Bengkulu mengatakan bahwa semua pertanyaan tertulis yang dikirimkan Komisi X DPR RI sudah direspons dan dikirimkan ke pihak Komisi X DPR RI secara tertulis.

Secara umum Rektor Universitas Bengkulu mengungkapkan beberapa harapannya, yaitu: menambah kuota dosen demi regenerasi, beberapa penelitian di UNIB mendapatkan haki, penambahan BOPTN, tunjangan kinerja karyawan UNIB dialokasikan melalui skema rupiah murni, proposal rumah sakit pendidikan segera disetujui, dan IAIN dapat menjadi universitas. Pada kesempatan tersebut, anggota Komisi X DPR RI Esty Wijayati juga membacakan rekomendasi panja mengenai BOPTN. Sedangkan Ceu Popong Djundjunan menyinggung tentang kualitas lulusan kompetensi dokter di UNIB.

Sesditjen Belmawa mengatakan bahwa pendirian rumah sakit pendidikan sudah menjadi agenda Kementerian, alokasi beasiswa ppa diarahkan ke pts serta anggaran beasiswa Bidikmisi terutama untuk mahasiswa yang berasal dari daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di Bengkulu juga ditambah. Sebagai penutup, ketua rombongan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra berharap agar komunikasi antara pihak legislatif, eksekutif, dan perguruan tinggi tetap berjalan dengan baik. (sb/bkkp)