Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) didampingi Sekretaris Jenderal Kemristekdikti, Inspektur Jenderal Kemristekdikti, dan Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti melakukan kunjungan kerja ke Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara pada Jumat (22/4).

“Untuk meningkatkan daya saing bangsa harus didukung dengan lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi unggul,” ujar Menteri Nasir ditengah sesi ramah tamah dengan civitas akademika Universitas Sam Ratulangi.

Lulusan yang memiliki kompetensi unggul bisa diwujudkan dengan kelembagaan perguruan tinggi yang kuat dan sumber daya yang berkualitas. Kelembagaan yang kuat dibangun melalui tata kelola yang baik. Sedangkan sumber daya yang berkualitas dapat terwujud melalui dukungan tenaga pendidik (dosen), tenaga kependidikan, dan sarana prasarana yang berkualitas.

Terkait hal tersebut, Menristekdikti meminta Universitas mewujudkan kelembagaan yang kuat. Menristekdikti memberi tantangan kepada Rektor dan civitas akademika Universitas Sam Ratulangi untuk meningkatkan predikat akreditasi institusi dari B menjadi A.

“Sebagai universitas negeri terbesar di Sulawesi Utara, saya minta 2 tahun lagi akreditasi Unsrat naik menjadi A”, pinta Menristekdikti.

Selain ramah tamah dengan civitas akademika Universitas Sam Ratulangi, Menristekdikti didampingi Gubernur Sulawesi Utara dan Rektor Universitas Sam Ratulangi berkesempatan meresmikan Poliklinik Rumah Sakit Universitas Sam Ratulangi. Menristekdikti menyambut baik peresmian ini dan berharap Poliklinik Rumah Sakit Universitas Sam Ratulangi ini dapat memfasilitasi mahasiswa kedokteran Universitas Sam Ratulangi dalam mengaplikasikan kompetensi dan keilmuannya, serta sebagai salah satu upaya meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Kegiatan Menristekdikti beserta rombongan di Universitas Sam Ratulangi diakhiri dengan ramah tamah dengan mahasiswa penerima program Bidikmisi. Pada kesempatan tersebut, menristekdikti menyatakan bahwa program Bidikmisi ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam mencerdaskan anak-anak bangsa yang secara ekonomi kurang beruntung namun memiliki prestasi akademik luar biasa. Diharapkan dengan program Bidikmisi ini mampu memutus lingkaran setan kemiskinan. Di akhir arahannya, Menristekdikti berpesan kepada mahasiswa penerima program Bidikmisi untuk senantiasa tekun belajar dan menghindarkan diri dari jerat narkoba.(msf/bkkp)