Mahasiswa Fakultas Geografi UGM, Risky Yanuar Setiyono, berhasil meraih penghargaan sebagai The Best Presenterpada kategori mahasiswa dalam konferensi dunia The 5th Geoinfromation Science Symposium 2017 di University Club UGM pada 27-28 September 2017 lalu.

Risky mengaku bangga dapat terpilih sebagai presenter terbaik dalam konferensi bergengsi tersebut. Dia tidak menyangka bisa mengalahkan puluhan presenter lain yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama di Asia.

“Senang, tidak menyangka bisa jadi best presenter, padahal yang ikut kebanyakan mahasiswa pascasarjana,” katanya, Jum’at (3/11) di Kampus UGM.

Penghargaan tersebut berhasil diraih Risky dengan mengajukan karya tulis terkait upaya pemetaan kepadatan lahan terbangun dengan pemanfaatan teknologi penginderaan jauh berjudul ” Spatiotemporal Built-up Land Density Mapping using Various Spectral Indices in Landsat-7 ETM+ and Landsat-8 OLI/TIRS”.  Karya tulis diajukan bersama dengan rekannya Aulia Yogi Hastuti di bawah bimbingan Dr. Prima Widayani.

Melalui pendekatan penginderaan jauh dapat meningkatkan efisinesi waktu, biaya, dan tenaga dalam melakukan pemetaan kepadatan lahan terbangun.

“Metod ini belum banyak diaplikasikan di Indonesia. Kebanyakan memakai metode konvensional dengan interpretasi visual,”jelasnya.

Konferensi ini diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara di kawasan Asia seperti Australia, Jepang, dan Indonesia. Diselenggarakan oleh Fakultas Geografi UGM bekerjasama dengan Badan Infromasi Geospasial dan Ikatan Geograf Indonesia. (Humas UGM/Ika)