Jakarta – Pada pemutaran perdana film bergenre drama religi “Kalam-kalam Langit” yang disutradarai oleh Tarmizi Abka serta naskah cerita ditulis oleh Faozan Rizal, turut mengundang Menteri, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir (Menristekdikti).

Film yang diangkat dari sebuah novel ini memiliki sinopsis perjalanan Ja’far kecil hingga dewasa yang berat dan berliku memperjuangkan cita-cita dan cintanya. Ia menerima tawaran beasiswa dari sebuah pondok pesantren dengan beragam karakter penghuninya serta mengangkat kisah kearifan lokal tentang masyarakat pesantren dan nilai-nilai Islam di wilayah Lombok Barat.

Nasir berpendapat bahwa film ini punya banyak unsur positif mulai dari pelajaran tentang pentingnya agama, berperilaku jujur, dan pantang menyerah dalam menghadapi persaingan yang bisa dicontohkan pada kehidupan asli oleh masyarakat Indonesia.

“Semoga film ini bisa mengajarkan kepada kita tentang pentingnya berlaku jujur serta belajar tentang solidaritas dan mental,” tuturnya saat ditemui di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta (12/4).

Dia menambahkan bahwa harapannya ketika masyarakat Indonesia menonton film seperti ini dapat mengambil sisi positifnya dan membuang sisi negatifnya.

Nasir juga turut memberikan selamat bagi para pemirsa yang menonton film “Kalam-kalam Langit” yang bisa menjadikan proses pembelajaran dan sumber inspirasi bagi pemirsanya. (ard/bkkp)