Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir didampingi Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Bupati Kebumen dan Forkompimda Kabupaten Kebumen melaksanakan panen raya padi varietas Mugibat di Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, senin (21/3).

Padi Mugibat merupakan varietas padi hasil pemuliaan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Mugibat merupakan akronim dari Mutasi Unggul Iradiasi Batan. Varietas ini berasal dari padi varietas Cimelati yang diradiasi sinar Gamma untuk memunculkan sifat-sifat unggul melebihi indukannya. Keunggulan padi varietas Mugibat antara lain mmiliki batang yang kokoh sehingga tahan rebah, rasa pulen, dan tahan hama baik wereng, potong leher maupun hawar daun.

Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan upaya pengembangan varietas padi. Hal ini demi menciptakan padi varietas unggul untuk mendorong swasembada pangan.

Selain itu, M. Nasir mendorong kepala daerah dan dinas pertanian untuk membentuk pusat-pusat penangkaran benih padi Mugibat. Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi petani memperoleh bibit padi varietas Mugibat. “Hasil penangkaran bibit yang sekarang ada di Batan bisa disebarkan ke daerah. Nantinya pusat penangkaran berda di bawah dinas pertanian di daerah,” ucap M. Nasir.

Hal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petani terhadap benih padi unggul yang mampu meningkatkan produktivitas padi yang diharapkan mampu mempercepat swasembada pangan.(msf/adr)