Tangerang – Sebagai negara agraris maritim dengan potensi keanekaragaman produk pertanian, perkebunan, dan perikanan yang sangat melimpah. Produk komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bahan makanan, obat, obat herbal, kosmetika dan bahan baku industri. Dengan kondisi wilayah Indonesia yang bersifat tropis maka sebagian besar produk tersebut akan cepat matang, mudah busuk atau rusak. Untuk itu diperlukan sistem pendistribusian yang baik agar tidak menurunkan kualitas produk.

Sejalan dengan agenda Nawa Cita Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional pada bagian hilir (pasca panen) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Izotop-Hongaria mengembangkan fasilitas iradiasi sinar gamma yang disebut Iradiator Gamma Serbaguna.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, melakukan peletakan batu pertama pada Groundbreaking  pembangunan Iradiator Gamma. Pembangunannya diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2017 dan diperkirakan awal tahun 2018 akan beroperasi seperti yang dikatakan Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto pada acara yang digelar di Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan pada Selasa (29/3/2016).

”Iradiator ini untuk pengawetan makanan dan juga sterilisasi obat serta alat-alat pengobatan bahkan jamu verbal juga bisa dibunuh mikro organismenya sehingga lebih berkualitas,” ujar Djarot.

Dibangunnya Iradiator Gamma di Puspiptek ini masih terbilang skala yang kecil. Dia menambahkan bahwa harapan kedepan bisa dibangun dengan skala yang lebih besar di berbagai daerah di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama M. Nasir (Menristekdikti) menghimbau untuk tantangan kedepan Reaktor harus kita bangun di Indonesia karena dari tenaga kimia atau nuklir yang dihasilkan sangat penting untuk membangun energi yang lebih besar yang jadi kebutuhan kedepannya.

“Dengan dibangunnya ini, harapan kami dapat menambah nilai ekonomi, terutama pada masyarakat. Para peneliti haruslah di giatkan bisa menghasilkan suatu produk yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Nasir.

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany juga berkomitmen bahwa tugasnya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dengan pembangunan Iradiator Gamma Serbaguna ini karena menurutnya banyak masyarakat yang pasti belum tahu tentang Iradiator ini.

Kedepan, Iradiator Gamma Serbaguna diharapkan akan menjadi model atau master dari pembangunan  iradiator lain di seluruh Indonesia karena saat ini hanya terdapat satu iradiator gamma komersial yang beroperasi untuk melayani industri sterilisasi. (ard/bkkp)

Galeri