Politeknik Negeri Pontianak berkerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan Bimbingan Teknis Diversifikasi Pengolahan Hasil Laut dan Perikanan, yang diselenggarakan di Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan. Kegiatan berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 18 Maret 2016. Kegiatan dibuka Pembantu Direktur I Aryanto, SE, MM.  Dalam sambutan singkatnya ia mengatakan, bahwa kerjasama seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara terus menerus. Politeknik Negeri Pontianak selalu siap untuk membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan ketrampilan para pelaku usaha seperti UKM. Fasilias yang dimiliki Politeknik Negeri Pontianak dan tenaga atau dosen sudah cukup banyak, sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk melakukan kerjasama. Potensi sumber daya ikan di Kalimantan Barat sangat besar. Pelakau usaha seperti UKM perlu dibekali keterampilan dalam mengolah usahanya agar mempunyai nilai ekonomi tinggi, ujar Pembantu Direktur I Aryanto, SE, MM yang mewakili Direktur.  Kerjasama Politeknik Negeri Pontianak dengan pemerintah maupun organisasi masyarakat dalam memberikan keterampilan sudah cukup banyak. Kami berharap pemerintah baik propinsi maupun pemerintah kota dan kabupaten meningkatkan kerjasama seperti ini, ujarnya mengakhiri sambutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan propinsi Kalimantan Barat yang diwakili Kepala Bidang  Perdagangan Luar Negeri Sugiri, SE, MH mengatakan, Kalimantan Barat mempunyai potensi laut cukup besar. Berdasarkan data tahun 2014 jumlah hasil laut yang diproduksi sebanyak 280 ribu ton dari perikanan tangkap dan budidaya dan nilainya mencapai 7 Triliun rupiah. Potensi yang besar dapat dikelola secara maksimal yang memiliki nilai tambah yang lebih tinggi, ujarnya. Lebih lanjut diungkapkannya, untuk menciptakan produk nilai tambah tinggi diperlukan proses pengolahan yang baik termasuk bahan baku sampai kemasan. Oleh karenanya, diperlukan pengetahuan yang baik dari para UKM. Ia mengungkapkan bahwa saat ini Kalimantan Barat memiliki 1.225 UKM unit pengolahan dengan total tenaga kerja berjumlah 3.800 orang. Kondisi seperti ini diperlukan pembinaan yang kontinyu bagi pelaku usaha. Melalui kerjasasama dengan Politeknik Negeri Pontianak diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan pelaku UKM pengolahan hasil perikanan di Kalimantan Barat, ungkapnya mengakhiri sambutan.

Jumlah peserta yang mengikuti bimbingan teknis sebanyak 25 orang yang mewakili setiap Kabupatan/Kota di Kalimantan Barat. Pembukaan dihadiri oleh Ketua Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan serta para dosen yang memberikan pelatihan. Pembukaan dilaksanakan di gedung utama lantai 3. Setelah pembukaan para peserta langsung diberikan materi dan dilanjutkan dengan praktek pengolahan yang dipusatkan di gedung workshop pengolahan hasil perikanan Politeknik Negeri Pontianak. Tenaga instruktur berasal dari dosen Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak. (Erwandi / Pranata Humas Muda)