Dalam rangka menyambut hari menyambut hari pendidikan nasional, Pengurus Cabang Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) Kab. Wajo bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kab Wajo Melaksanakan Semnar dan Workshop Pendidikan yang dirangkaikan Pelantikan Pengurus Baru periode 2016-2020, dengan Tema Kegiatan “ Implementasi Standar profesi Guru dalam Meningkatkan Layanan Pendidikan”. kegiatan ini dilaksanakan hari Sabtu 30 April 2016 di gedung Arma LT.3 Sengkang Kab. Wajo dan dihadiri peserta sebanyak 150 guru-guru Se-Kab Wajo

“Pelaksanaan kegiatan ini bagian dalam menyambut hari pendidikan nasional, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja guru BK tehadap  layanan pendidikan kepada siswa, kemudian nencari solusi terhadap permasalah terkait dengan sertifikasi guru, baik yang sudah tersirtifikasi maupun  yang belum di sertifikasi serta Guru dapat bekerja sesuai dengan standar profesi dalam meningkatkan pelayanan pendidikan”. Ungkap Munawir, S.Pd selaku Panitia Pelaksana seminar

Lanjut Munawir diakhiri laporannya dia menyampain pesan pendidikan ‘Lele Bulu Tellele Abiasang, Lelemo Abiasangnge Abiasang Topa Palele’ artinya: (Gunung bisa dipindahkan tapi kebiasaan susah, kebiasaan bisa dirubah hanya dengan kebiasaan. kemanapun kita pergi maka kebiasaan-kebiasaan kita di kampung akan selalu dingat) menjadi dasar terselenggaranya kegiatan seminar yang bertajuk pendidikan ini. Narasumber kegiatan ini yaitu Drs. H. Abdullah Pandang, M.Pd Selaku Direktur P3G UNM yang juga Ketua PD ABKIN Sul-Sel kemudian kedua Dr. Muhammad Nur, M.Pd Kepala Bidang Dikmenjur Diknas Kab Wajo.

Sasaran kegiatan adalah semua guru baik yang sudah disertfikasi maupun yang belum disertifikasi Se Kab wajo. Drs. H. Abdulah Pandang, M.Pd selaku narasumber  Mengungkapkan bahwa “guru sebagai sebuah profesi harus mendapat sertifikat pendidik sebagai salah satu syarat menjadi seorang guru sebagaimana tercamtun dalam UDD Guru dan Dosen Tahun 2005, selain itu guru harus harus menjadi model/teladan bagi siswa jika guru ingin siswanya berubah oleh karena itu guru harus mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan baik akademik maupun non akademik dan menguasai teknologi.

Dr. Muhammad Nur, M.Pd kepala bidang dikmenjur yang menwakili kepala dinas pendidikan dalam sambutannya mengapriasi positif kegiatan ini, menurutnya kedepan guru harus menyisihkan anggaran 5 %-10% guna pengembangan kompetensi guru itu sendiri , hal ini akan diusulkan untuk diperdakan. terkait dengan hari pendidikan nasioanl dinas pendidikan kab.wajo menyusun tema ‘nyalahkan pelita, terangi cita-cita’.

Kegiatan ini berlangsung selama sehari yang dirangkaikan dengan pelatikan Pengurus Cabang ABKIN Kab Wajo. Melalui momen hari pendidikan organisasi ABKIN sebagai organisasi asosiasi bimbingan konseling tentunya memiliki peran penting dalam meningatkan kompetensi dan profesionalisme guru khususnya guru BK. Melalui momen seminar ini diharapkan para peserta guru yang tersertifikasi dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih profesional ssiao bidang profesi yang ditekuninya.