Kemdiktisaintek Raih Tiga Penghargaan dalam ajang The Best Contact Center Indonesia

News

24 September 2026 | 14.30 WIB

Kemdiktisaintek Raih Tiga Penghargaan dalam ajang The Best Contact Center Indonesia

Jakarta—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meraih tiga penghargaan dalam ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026, yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA), Kamis (24/9). Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya Kemdiktisaintek dalam mengembangkan layanan publik melalui digitalisasi.


Ketiga penghargaan yang diraih adalah pada kategori Corporate Program, dimana Kemdiktisaintek meraih Gold untuk kategori Digital Innovation, Gold untuk kategori Digital Services, serta Bronze untuk kategori Public Service.


Pada kesempatan Awarding Ceremony TBCCI 2026, Kepala Biro Umum, Humas, dan Pengadaan Barang/Jasa Kemdiktisaintek (BUHPBJ), Manifes Zubayr mengatakan penghargaan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus dorongan bagi Kemdiktisaintek untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Penghargaan ini merupakan hal yang sangat baik. Ini menjadi semangat bagi kita semua, terutama bagi kawan-kawan di Unit Layanan Terpadu (ULT) supaya terus meningkatkan layanan dan menjadi lebih profesional di masa yang akan datang,” ujar Kepala BUHPBJ.


Pengembangan layanan publik di Kemdiktisaintek dilakukan dengan memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kemdiktisaintek untuk memastikan masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang baik dalam mengakses informasi maupun layanan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.


Dewan Penasihat ICCA, Ituk Herarindri dalam sambutannya mengatakan kompetisi TBCCI diharapkan dapat menjadi ruang bagi organisasi untuk melakukan evaluasi dan mendorong perbaikan secara berkelanjutan.


“Diharapkan kompetisi ini bisa menjadi salah satu alat untuk menemukan versi terbaik dari diri masing-masing, dan untuk setiap perusahaan dapat melakukan perbaikan dan inovasi berkelanjutan,” ujar Ituk.


Sementara itu, Chairman ICCA, Andi Anugrah menyampaikan bahwa TBCCI 2026 melibatkan berbagai organisasi, termasuk 10 lembaga pemerintah. Menurutnya, keterlibatan tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Keterlibatan banyak organisasi, termasuk 10 lembaga pemerintah yang terlibat tahun ini, semoga dengan demikian pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik. Tidak hanya kepada layanan pelanggan, tetapi kepada masyarakat, ditingkatkan sebaik-baiknya,” ujar Andi.


Andi juga menyampaikan bahwa proses penilaian dalam TBCCI menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan kompetisi sekaligus mendorong peserta untuk terus melakukan perbaikan pada tahun-tahun mendatang.


Melalui capaian tersebut, Kemdiktisaintek terus mendorong penguatan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan teknologi dan inovasi diharapkan tidak hanya meningkatkan efektivitas layanan, tetapi juga menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Rate Now