Mendiktisaintek Dorong USU Perkuat Pengembangan Iptek di Sumatra

News

25 September 2026 | 22.30 WIB

Mendiktisaintek Dorong USU Perkuat Pengembangan Iptek di Sumatra

Medan — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mendorong Universitas Sumatera Utara (USU) untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di Sumatra melalui penguatan riset, hilirisasi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut disampaikan Mendiktisaintek saat berdiskusi bersama sivitas akademika USU, Jumat (25/9).

Mendiktisaintek menilai USU memiliki posisi strategis sebagai pusat keunggulan (center of excellence). Potensi kekayaan intelektual yang dimiliki USU perlu terus dikembangkan, agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan.

“USU menjadi salah satu ujung tombak pengembangan Iptek. Kita tentu berharap dari USU untuk menghasilkan SDM unggul, kebijakan-kebijakan, maupun hilirisasi inovasi,” ujar Menteri Brian. 

Menurut Menteri Brian, perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk menjadi penggerak pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terlebih bagi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN BH), fleksibilitas kelembagaan perlu dimanfaatkan untuk memperkuat hilirisasi hasil penelitian dan mendorong lahirnya industri berbasis sains dan teknologi.

Dalam dialog tersebut, Mendiktisaintek juga mendorong USU untuk memperkuat ekosistem strong research dan strong innovation. Penguatan tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan kemampuan perguruan tinggi dalam mengembangkan kekayaan intelektual dan hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih luas.

Salah satu arah yang didorong adalah pengembangan deep tech yang berangkat dari potensi dan kekayaan alam Indonesia. Menurut Menteri Brian, perguruan tinggi tidak harus selalu mengembangkan teknologi yang paling mutakhir, tetapi dapat menjadikan kekayaan alam di sekitar.

“Kekayaan alam yang ada di Indonesia bisa menjadi pondasi untuk pengembangan-pengembangan yang lebih jauh,” ujar Menteri Brian.

Dalam konteks tersebut, Menteri Brian menilai langkah USU untuk semakin serius mengembangkan bidang-bidang riset yang potensial merupakan hal yang positif. Mendiktisaintek menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai pusat pengetahuan dan inovasi bagi kemajuan bangsa.

“USU harus mulai lebih serius lagi masuk ke wilayah yang eksotik. Kalau kita lihat ke belakang, Presiden menyatakan bahwa kampus itu, the brain of our nation,” ujar Menteri Brian. 

Menteri Brian juga menekankan pentingnya keterhubungan antara hasil penelitian dan kebutuhan industri. Penguatan ekosistem tersebut membutuhkan dukungan fasilitas penelitian yang memadai. Untuk itu Mendiktisaintek mendorong optimalisasi sumber daya dan konsolidasi fasilitas riset di tingkat universitas, agar dapat dimanfaatkan secara bersama oleh para peneliti.

Pada kesempatan yang sama, Rektor USU, Muryanto Amin menyampaikan bahwa dialog bersama Mendiktisaintek menjadi kesempatan bagi USU untuk memahami dan mengadaptasi arah kebijakan baru pemerintah dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Dalam dialog, USU menyampaikan gagasan untuk membangun kemampuan manufaktur di lingkungan kampus sebagai bagian dari upaya menjembatani hasil riset dengan proses pengembangan produk. Sivitas akademika USU juga menyampaikan kebutuhan penguatan peralatan laboratorium, untuk mendukung penelitian dan mempercepat pengembangan inovasi. 

Melalui kebijakan Diktisaintek Berdampak, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong perguruan tinggi menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha dan industri, serta pembangunan nasional.

Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Rate Now