Perkuat Kolaborasi Internasional, LPPM Untirta Gelar Forum Riset Bersama University of Pretoria

Our Campus

30 September 2026 | 16.30 WIB

Perkuat Kolaborasi Internasional, LPPM Untirta Gelar Forum Riset Bersama University of Pretoria

Serang, 21 September 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar forum diskusi internasional bertajuk “Strengthening International Collaborative Research Between Indonesia and South Africa” pada Senin (21/9/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-45 Untirta ini menghadirkan akademisi internasional untuk memperluas jejaring penelitian dan kerja sama akademik.

Acara dilaksanakan di Ruang Multimedia, Gedung Rektorat Lt.1 dan dipandu oleh R. Ahmad Zaky sebagai moderator serta menghadirkan narasumber utama dari Afrika Selatan, Prof. Lindelani E. Mnguni, Ph.D. dari University of Pretoria. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik (Wakil Rektor 1) Dr. Rusmana, Ir., MP., serta Kepala LPPM Untirta Prof. Dr. Meutia, S.E., M.P.

Dalam sambutannya, Kepala LPPM Untirta Prof. Meutia menekankan pentingnya momentum ini untuk mendorong pertumbuhan akademis kedua negara. "Dalam acara hari ini yang termasuk pada bagian Dies Natalis ke-45 Untirta, mari kita manfaatkan kesempatan kolaborasi ini untuk terus berkembang, baik dari South Africa maupun Indonesia," tuturnya.

Dukungan senada disampaikan oleh Wakil Rektor 1 Dr. Rusmana, Ir., MP., yang berharap forum ini mampu melahirkan riset-riset yang memberikan dampak nyata. "I hope today's forum will not only be a platform for sharing knowledge, but also a place to collaborate and form partnerships to make research that impacts society and the environment," ungkapnya.

Memasuki sesi pemaparan, Prof. Lindelani E. Mnguni membawakan materi presentasi bertajuk “Opportunities for Academic and Student Collaboration”. Beliau memaparkan keunggulan University of Pretoria yang terletak di ibu kota Afrika Selatan, di mana posisi strategis tersebut memungkinkan kampus berperan penting dalam mempengaruhi kebijakan serta menjadi hub bagi kawasan Afrika maupun global.

Prof. Lindelani juga memperkenalkan sekilas mengenai Faculty of Education serta membagikan panduan praktis bagi para akademisi yang ingin berkunjung. Ia menggarisbawahi motto University of Pretoria, "Make Today Matter", serta sistem penilaian ilmiah di Afrika Selatan melalui National Research Foundation (NRF) rating yang berfungsi sebagai national peer review bagi para peneliti.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa fokus utama dari riset berkolaborasi adalah manfaat yang langsung dirasakan oleh publik. "For us, the most important is the impact of the research. We want research to show a visible impact on society by doing collaboration to find solutions to our problems," jelasnya.

Sebagai penutup, Prof. Lindelani menyampaikan bahwa University of Pretoria membuka kesempatan luas bagi mahasiswa Untirta untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa (student exchange) pada jenjang Diploma, Magister (S2), hingga Doktoral (S3). Kerja sama ini diharapkan dapat mempererat hubungan akademis antara Indonesia dan Afrika Selatan di masa mendatang.

DiktisaintekBerdampak

Kampus Berdampak

Jawara Berdampak

Untirta Jawara

Untirta

/

5

Rate Now